Lebanon Tak Akan Bisa Penuhi Desakan Saudi untuk Mengurangi Peran Hizbullah

Rabu, 03 November 2021 - 20:30 WIB
loading...
Lebanon Tak Akan Bisa...
Parade militer Hizbullah di Libanon. FOTO/Middle East Monitor
A A A
BEIRUT - Menteri Luar Negeri Lebanon, Abdallah Bou Habib, mengatakan Arab Saudi mendikte persyaratan yang tidak mungkin dengan meminta pemerintah Lebanon untuk mengurangi peran Hizbullah yang didukung Iran. Menurutnya, perselisihan Beirut dengan Riyadh dapat diselesaikan jika Saudi setuju untuk berdialog dengan kabinet Lebanon yang baru.

“Jika mereka hanya ingin kepala Hizbullah di atas piring, kami tidak bisa memberikan itu kepada mereka,” kata Habib, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/11/2021). "Hizbullah adalah komponen politik di Lebanon. Ini memiliki dimensi bersenjata regional. Ini di luar apa yang bisa kita selesaikan," katanya.

Baca: Arab Saudi Usir Dubes Lebanon, Seteru Memanas!

Lebanon menghadapi keretakan terburuknya dengan negara-negara Teluk Arab, yang didorong oleh komentar kritis seorang menteri tentang intervensi yang dipimpin koalisi Saudi di Yaman yang menggambarkan perang di sana sebagai hal sia-sia. Arab Saudi dan beberapa sekutu Teluk Arab marah terhadap pernyataan yang dibuat oleh Menteri Informasi Lebanon tersebut.

Imbasnya, Riyadh mengusir duta besar Lebanon, melarang semua impor dari Lebanon, dan memanggil utusannya untuk konsultasi. Kuwait dan Bahrain mengikutinya dengan mengusir utusan tertinggi di ibu kota mereka sendiri, sementara Uni Emirat Arab menarik semua diplomatnya dari Beirut.

Arab Saudi mengatakan tindakannya didorong tidak hanya oleh komentar George Kordahi, tetapi lebih berakar pada keberatannya terhadap meningkatnya dominasi kelompok bersenjata Hizbullah atas politik Lebanon.

Baca: Tensi di Teluk Memanas, Giliran Kuwait dan UEA Usir Dubes Lebanon

Bou Habib mengatakan, dia yakin dialog timbal balik antara Lebanon dan Arab Saudi adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan perselisihan. Namun dia menambahkan, bahwa tidak ada pertemuan di tingkat manapun antara kedua belah pihak, sejak kabinet Perdana Menteri Najib Mikati dibentuk pada 10 September.

"Belum ada dialog (dengan Arab Saudi), bahkan sebelum masalah dengan menteri Kordahi. Duta besar Saudi di sini (Lebanon) tidak pernah berkomunikasi dengan kami," kata Habib. "Dia (duta besar Saudi) ada di sini dan berkomunikasi dengan banyak politisi Lebanon, tetapi dia tidak berkomunikasi dengan kami," katanya.

Menurut Habib, pihaknya perlu tahu apa yang Saudi inginkan. “Kami lebih memilih dialog daripada mendikte," ucapnya. Kordahi sendiri telah menolak untuk mengundurkan diri atas insiden itu, tetapi Habib mengatakan tidak jelas apakah pengunduran dirinya akan menyelesaikan keretakan dengan Saudi pada saat ini.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved