Mengenal Tanaman Penis, Tumbuhan yang Butuh Puluhan Tahun untuk Mekar
Selasa, 02 November 2021 - 06:00 WIB
loading...
Pengunjung mengerumuni tanaman penis di Hortus Botanicus, Amsterdam. FOTO/India Times
A
A
A
AMSTERDAM - Amorphophallus decus-silvae atau dikenal sebagai ' tanaman penis ', baru saja berbunga di Hortus Botanicus, Amsterdam, Belanda . Sejak mekar pada akhir Oktober, tanaman penis selalu ramai dikunjungi penggemar tanaman dan juga pengunjung biasa yang ingin melihat dari dekat dan memotret tanaman langka ini.
Sejauh yang dapat diketahui oleh para ahli tanaman di Hortus, ini baru ketiga kalinya spesies ini berbunga di daratan Eropa. Terakhir kali tanaman serupa berbunga di Leiden Hortus adalah pada tahun 1997.
Baca: Tanaman Penis Asal Indonesia Mekar, Belanda Gempar
“Ini baru ketiga kalinya Amorphophallus decus-silvae mekar di Eropa. Terakhir kali mekar di taman Leiden adalah 24 tahun yang lalu dan itu adalah tanaman yang berbeda (dengan yang saat ini mekar),” jelas Manajer rumah kaca, Rogier van Vugt, seperti dikutip dari cbc.ca, Rabu (27/10/2021).
“Karena tanaman itu sendiri sangat langka dan hanya sedikit kebun raya yang memiliki koleksi amorphophallus decus-silvae, mengamati tanaman yang sedang mekar sangat istimewa. Pada tahun-tahun ketika tanaman tidak berbunga, ia mengumpulkan energi dengan hanya membuat daun dan menyimpan makanan dalam umbi-umbian. Setelah mekar, siklus pertumbuhan daun dimulai lagi,” jelas Vugt.
Sejauh yang dapat diketahui oleh para ahli tanaman di Hortus, ini baru ketiga kalinya spesies ini berbunga di daratan Eropa. Terakhir kali tanaman serupa berbunga di Leiden Hortus adalah pada tahun 1997.
Baca: Tanaman Penis Asal Indonesia Mekar, Belanda Gempar
“Ini baru ketiga kalinya Amorphophallus decus-silvae mekar di Eropa. Terakhir kali mekar di taman Leiden adalah 24 tahun yang lalu dan itu adalah tanaman yang berbeda (dengan yang saat ini mekar),” jelas Manajer rumah kaca, Rogier van Vugt, seperti dikutip dari cbc.ca, Rabu (27/10/2021).
“Karena tanaman itu sendiri sangat langka dan hanya sedikit kebun raya yang memiliki koleksi amorphophallus decus-silvae, mengamati tanaman yang sedang mekar sangat istimewa. Pada tahun-tahun ketika tanaman tidak berbunga, ia mengumpulkan energi dengan hanya membuat daun dan menyimpan makanan dalam umbi-umbian. Setelah mekar, siklus pertumbuhan daun dimulai lagi,” jelas Vugt.
Lihat Juga :