Lagi, Iran Tolak Kekhawatiran Barat Soal Program Nuklir
Selasa, 02 November 2021 - 02:32 WIB
loading...
A
A
A
"Ketika pembicaraan ini dimulai dalam dua atau tiga minggu ke depan, Iran akan mengikuti mereka dengan perhatian khusus. Sebab, negosiasi untuk bernegosiasi bukan bagian dari politiknya," kata Khatibzadeh. Ia juga menambahkan bahwa pembicaraan Wina tidak akan diadakan di pertemuan tingkat menteri.
Akhir pekan lalu, Departemen Keuangan AS memukul program pesawat tak berawak Iran dengan sanksi. AS mengatakan bahwa kendaraan udara tak berawak mematikan dari Korps Pengawal Revolusi Islam telah digunakan untuk menyerang pasukan AS dan pengiriman internasional di wilayah Teluk.
“Bertentangan dengan pernyataan mereka, pemerintah AS terus mengejar kebijakan tekanan maksimum yang mengarah pada sanksi baru atau penerapan kembali sanksi yang sebelumnya dicabut,” ujar Khatibzadeh.
Teheran mengatakan tidak terkesan dengan tindakan AS dan mendesak Washington untuk menjauh dari "logika ekstremis dan agresif dari pemerintahan sebelumnya" Trump. “Amerika Serikat tahu lebih baik daripada siapa pun bahwa satu-satunya pilihannya adalah mematuhi aturan hukum, dan menghormati hak-hak negara,” kata Khatibzadeh.
Akhir pekan lalu, Departemen Keuangan AS memukul program pesawat tak berawak Iran dengan sanksi. AS mengatakan bahwa kendaraan udara tak berawak mematikan dari Korps Pengawal Revolusi Islam telah digunakan untuk menyerang pasukan AS dan pengiriman internasional di wilayah Teluk.
“Bertentangan dengan pernyataan mereka, pemerintah AS terus mengejar kebijakan tekanan maksimum yang mengarah pada sanksi baru atau penerapan kembali sanksi yang sebelumnya dicabut,” ujar Khatibzadeh.
Teheran mengatakan tidak terkesan dengan tindakan AS dan mendesak Washington untuk menjauh dari "logika ekstremis dan agresif dari pemerintahan sebelumnya" Trump. “Amerika Serikat tahu lebih baik daripada siapa pun bahwa satu-satunya pilihannya adalah mematuhi aturan hukum, dan menghormati hak-hak negara,” kata Khatibzadeh.
(esn)
Lihat Juga :