Bangkitnya Militer China di Berbagai Bidang Bikin Pentagon Terguncang

Senin, 01 November 2021 - 12:42 WIB
loading...
A A A
Selama beberapa dekade, Amerika Serikat mengikuti peningkatan investasi pertahanan China dan khawatir bahwa Beijing bertujuan untuk menjadi kekuatan global.

Tapi setidaknya selama 20 tahun terakhir, Washington lebih fokus melawan al-Qaida dan ancaman teroris lainnya di Irak dan Afghanistan. Itu mulai berubah selama pemerintahan Trump, yang pada 2018 secara resmi mengangkat China ke urutan teratas daftar prioritas pertahanan, bersama dengan Rusia, menggantikan terorisme sebagai ancaman nomor satu.

Untuk saat ini, Rusia tetap menjadi ancaman strategis yang lebih besar bagi Amerika Serikat karena persenjataan nuklirnya jauh melebihi jumlah China. Tapi Milley dan yang lainnya mengatakan Beijing adalah kekhawatiran jangka panjang yang lebih besar karena kekuatan ekonominya jauh melebihi Rusia, dan dengan cepat menuangkan sumber daya ke modernisasi militer.

"Pada laju investasi dan pencapaian militer China saat ini, Beijing akan melampaui Rusia dan Amerika Serikat dalam kekuatan militer secara keseluruhan di tahun-tahun mendatang jika kita tidak melakukan sesuatu untuk mengubahnya,” kata Jenderal Hyten, yang pensiun pada November setelah dua tahun sebagai Wakil Ketua Kepala Staf Gabungan. "Itu akan terjadi."

Pemerintahan Biden mengatakan pihaknya bertekad untuk bersaing secara efektif dengan China, mengandalkan jaringan sekutu di Asia dan sekitarnya yang merupakan sumber kekuatan potensial yang tidak dapat ditandingi Beijing.

Itu adalah alasan utama di balik keputusan Biden untuk berbagi teknologi propulsi nuklir yang sangat sensitif dengan Australia, yang memungkinkannya memperoleh armada kapal selam bersenjata konvensional untuk melawan China.

Meskipun itu merupakan dorongan bagi Australia, itu juga merupakan pukulan telak bagi sekutu tertua Washington; Prancis, yang mengalami penurunan penjualan kapal selam senilai USD66 miliar ke Australia.

Taiwan adalah kekhawatiran besar lainnya. Perwira senior militer AS telah memperingatkan tahun ini bahwa China mungkin mempercepat jadwalnya untuk menguasai Taiwan, pulau demokrasi yang secara luas dipandang sebagai pemicu yang paling mungkin untuk potensi perang AS-China yang berpotensi menimbulkan malapetaka.

Amerika Serikat telah lama berjanji untuk membantu Taiwan mempertahankan diri, tetapi dengan sengaja membiarkan tidak jelas seberapa jauh langkahnya dalam menanggapi serangan China.

Presiden Joe Biden tampaknya mengabaikan ambiguitas itu ketika dia mengatakan pada 21 Oktober bahwa Amerika akan membela Taiwan jika diserang oleh China.

“Kami memiliki komitmen untuk melakukan itu,” kata Biden. Gedung Putih kemudian mengatakan dia tidak mengubah kebijakan AS, yang tidak mendukung kemerdekaan Taiwan tetapi berkomitmen untuk menyediakan senjata pertahanan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved