Untuk Pertama Kalinya, Penerbangan Publik dari Israel Mendarat di Arab Saudi

Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:30 WIB
loading...
Untuk Pertama Kalinya,...
Ilustrasi maskapai Israel. FOTO/Jerusalem Post
A A A
RIYADH - Sebuah jet pribadi Israel mendarat di Riyadh, Arab Saudi pada Selasa (26/10/2021) pagi waktu setempat. Ini menandai pertama kalinya penerbangan publik dari Israel mendarat di wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Seperti dilaporkan Jerusalem Post, Rabu (27/10/2021), laporan itu muncul hanya satu hari setelah penerbangan pertama dari Arab Saudi mendarat di Israel. Sebuah Emirati 737 Royal Jet mendarat di bandara Ben-Gurion, Senin (25/10/201) malam.

Baca: Arab Saudi: Israel Merampok Hak-hak Paling Dasar Rakyat Palestina!

Meskipun tetap tidak ada penerbangan komersial antara Arab Saudi dan Israel, karena kedua negara tidak memiliki hubungan resmi, penerbangan tersebut dianggap oleh sejumlah pihak merupakan kemajuan besar dalam hubungan Saudi-Israel. Kedua negara akhirnya membuka wilayah udara mereka satu sama lain tahun lalu.

Dikelilingi oleh negara-negara yang pernah bentrok dengan Israel di masa lalu, perjalanan udara gratis bukanlah sesuatu yang diterima begitu saja di Israel. Sepanjang 2020 normalisasi hubungan dengan Bahrain, Sudan, Maroko dan UEA adalah pembukaan wilayah udara untuk penerbangan Israel, bersama dengan pengumuman penerbangan langsung ke Dubai, Maroko, dan Bahrain.

Sebelum pembukaan wilayah udara Saudi, pesawat El Al harus mengikuti rute yang panjang dan berliku ke Mumbai untuk menghindari wilayah udara Saudi, menambah kira-kira dua jam perjalanan dari Tel Aviv. Kondisi ini menempatkan maskapai Israel pada kerugian besar.

Baca: Arab Saudi Bilang Normalisasi dengan Israel Berefek Positif
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved