Pertama Kali, Menlu China Wang Yi Bertemu Pemimpin Taliban Afghanistan di Qatar
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:52 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi. Foto/REUTERS
A
A
A
DOHA - Taliban sebelumnya berjanji kepada China untuk berhenti mendukung kelompok Uighur dengan imbalan investasi dan bantuan asing. Saat ini Afghanistan sangat membutuhkan bantuan untuk keluar dari krisis.
Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi bertemu para pemimpin Taliban di Doha, Qatar, untuk pembicaraan tingkat tinggi pertama sejak Taliban menggulingkan pemerintah Afghanistan yang didukung Amerika Serikat (AS) pada Agustus. Taliban telah mendeklarasikan Imarah Islam Afghanistan sebagai pemerintahan baru.
Kunjungan Menlu China berlangsung Senin (25/10/2021) dan Selasa (26/10/2021). “Pertemuan itu fokus pada sejumlah "perubahan mendasar" yang telah terjadi di Afghanistan sejak Wang terakhir bertemu para pemimpin Taliban pada Juli di Tianjin,” papar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin.
Baca juga: Parah! Semua Pekerja Wanita Asal Thailand Alami Pelecehan Seksual di Israel
“Rakyat Afghanistan juga menghadapi banyak kesulitan dan tantangan, di mana ada kebutuhan mendesak akan dukungan eksternal,” ujar Wang.
Baca juga: Liar! Legenda NBA Ini Disebut Pernah Tiduri 20.000 Wanita, Hobi Main Threesome
Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi bertemu para pemimpin Taliban di Doha, Qatar, untuk pembicaraan tingkat tinggi pertama sejak Taliban menggulingkan pemerintah Afghanistan yang didukung Amerika Serikat (AS) pada Agustus. Taliban telah mendeklarasikan Imarah Islam Afghanistan sebagai pemerintahan baru.
Kunjungan Menlu China berlangsung Senin (25/10/2021) dan Selasa (26/10/2021). “Pertemuan itu fokus pada sejumlah "perubahan mendasar" yang telah terjadi di Afghanistan sejak Wang terakhir bertemu para pemimpin Taliban pada Juli di Tianjin,” papar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin.
Baca juga: Parah! Semua Pekerja Wanita Asal Thailand Alami Pelecehan Seksual di Israel
“Rakyat Afghanistan juga menghadapi banyak kesulitan dan tantangan, di mana ada kebutuhan mendesak akan dukungan eksternal,” ujar Wang.
Baca juga: Liar! Legenda NBA Ini Disebut Pernah Tiduri 20.000 Wanita, Hobi Main Threesome
Lihat Juga :