Kudeta Militer Sudan Mulai Telan Korban, 3 Warga Sipil Tewas Ditembak Tentara
Selasa, 26 Oktober 2021 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Kementerian Informasi Sudan, Hamdok dipindahkan ke lokasi yang dirahasiakan setelah dia menolak mengeluarkan pernyataan untuk mendukung kudeta. Ketua Badan Penguasa Sudan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan kemudian mengumumkan pembubaran pemerintah transisi dan dewan berdaulat dan menyatakan keadaan darurat nasional.
Baca: Tolak Dukung Kudeta, Militer Angkut Perdana Menteri Sudan ke Lokasi Rahasia
Sudan berada di ujung tanduk sejak rencana kudeta yang gagal bulan lalu menimbulkan tuduhan pahit antara kelompok militer dan sipil. Kudeta juga terjadi hanya beberapa minggu sebelum militer seharusnya menyerahkan kepemimpinan dewan yang menjalankan negara itu kepada warga sipil.
Atas terjadinya kudeta ini, karyawan Bank Sentral Sudan melakukan aksi mogok untuk menolak pengambilalihan militer. “Karyawan bank sentral Sudan mengatakan mereka melakukan serangan segera untuk menolak kudeta militer, setelah militer Sudan merebut kekuasaan dari pemerintah transisi,” tulis Kementerian Informasi Sudan di halamannya di Facebook.
Baca: Tolak Dukung Kudeta, Militer Angkut Perdana Menteri Sudan ke Lokasi Rahasia
Sudan berada di ujung tanduk sejak rencana kudeta yang gagal bulan lalu menimbulkan tuduhan pahit antara kelompok militer dan sipil. Kudeta juga terjadi hanya beberapa minggu sebelum militer seharusnya menyerahkan kepemimpinan dewan yang menjalankan negara itu kepada warga sipil.
Atas terjadinya kudeta ini, karyawan Bank Sentral Sudan melakukan aksi mogok untuk menolak pengambilalihan militer. “Karyawan bank sentral Sudan mengatakan mereka melakukan serangan segera untuk menolak kudeta militer, setelah militer Sudan merebut kekuasaan dari pemerintah transisi,” tulis Kementerian Informasi Sudan di halamannya di Facebook.
(esn)
Lihat Juga :