Pantai Bikini, Gebrakan Mohammed bin Salman untuk Arab Saudi yang Bebas
Minggu, 24 Oktober 2021 - 03:58 WIB
loading...
A
A
A
Satu hal yang masih kurang, kata pengunjung, adalah koktail, dengan larangan alkohol secara nasional masih berlaku.
“Hidup itu normal [di Arab Saudi],” kata Asma, yang menambahkan: “Sebelumnya tidak normal.”
Pure Beach merupakan gebrakan terbaru Mohammed bin Salman dalam menjalankan program Visi Saudi 2030.
Di awal-awal berkuasa, putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini mencabut larangan perempuan mengemudi di jalan raya. Dia juga melucuti kekuasaan polisi syariah atau polisi agama yang gemar melakukan razia terhadap masyarakat di tempat umum.
Lebih lanjut, MBS membolehkan konser musik dengan penonton bercampur antara laki-laki dan perempuan. Begitu juga dengan bioskop yang dibuka bebas, bahkan menyuguhkan film-film Barat.
Di sektor militer, calon raja Arab Saudi ini membolehkan perempuan menjadi tentara. Bahkan, pasukan keamanan yang berjaga di Masjidil Haram baru-baru ini juga diisi kaum perempuan.
Tak tanggung-tanggung, untuk menghilangkan citra konservatif, Arab Saudi meredam pengeras suara untuk azan di seluruh masjid menjadi volume yang sewajarnya. Langkah ini pernah diprotes para pendukung kaum konservatif, namun MBS menegaskan bahwa siapa pun yang menentang aturan itu akan dianggap sebagai musuh kerajaan.
“Hidup itu normal [di Arab Saudi],” kata Asma, yang menambahkan: “Sebelumnya tidak normal.”
Pure Beach merupakan gebrakan terbaru Mohammed bin Salman dalam menjalankan program Visi Saudi 2030.
Di awal-awal berkuasa, putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini mencabut larangan perempuan mengemudi di jalan raya. Dia juga melucuti kekuasaan polisi syariah atau polisi agama yang gemar melakukan razia terhadap masyarakat di tempat umum.
Lebih lanjut, MBS membolehkan konser musik dengan penonton bercampur antara laki-laki dan perempuan. Begitu juga dengan bioskop yang dibuka bebas, bahkan menyuguhkan film-film Barat.
Di sektor militer, calon raja Arab Saudi ini membolehkan perempuan menjadi tentara. Bahkan, pasukan keamanan yang berjaga di Masjidil Haram baru-baru ini juga diisi kaum perempuan.
Tak tanggung-tanggung, untuk menghilangkan citra konservatif, Arab Saudi meredam pengeras suara untuk azan di seluruh masjid menjadi volume yang sewajarnya. Langkah ini pernah diprotes para pendukung kaum konservatif, namun MBS menegaskan bahwa siapa pun yang menentang aturan itu akan dianggap sebagai musuh kerajaan.
(min)
Lihat Juga :