Dianggap Sengaja Picu Kebakaran Hutan, 24 Warga Suriah Dieksekusi Mati
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 04:00 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
DAMASKUS - Pemerintah Suriah telah mengeksekusi 24 orang yang dihukum karena sengaja memicu kebakaran hutan yang berkobar pada musim panas tahun lalu. Demikian dinyatakan oleh Kementerian Kehakiman, Suriah, Kamis (21/10/2021).
Mereka yang dieksekusi pada Rabu (20/10/2021) itu didakwa dengan tuduhan melakukan tindakan teroris yang menyebabkan kematian dan kerusakan infrastruktur negara dan properti publik dan pribadi melalui penggunaan bahan yang mudah terbakar.
Baca: Pengadilan Malaysia Hukum Gantung Wanita Tua Pedagang Ikan dengan 9 Anak
“Sebelas orang lainnya dijatuhi hukuman kerja paksa seumur hidup, empat orang menjalani kerja paksa sementara dan lima anak di bawah umur dijatuhi hukuman penjara mulai dari 10 hingga 20 tahun atas tuduhan serupa,” sebut pernyataan Kementerian Kehakiman Suriah, seperti dikutip dari Al Jazeera.
Identitas mereka tidak diungkapkan, dan tidak ada rincian yang diberikan di mana dan bagaimana eksekusi terjadi. Menurut Kementerian Kehakiman Suriah, para tersangka diidentifikasi akhir tahun lalu dalam penyelidikan Kementerian Dalam Negeri atas kebakaran hutan di provinsi Latakia, Tartus, dan Homs.
Mereka yang dieksekusi pada Rabu (20/10/2021) itu didakwa dengan tuduhan melakukan tindakan teroris yang menyebabkan kematian dan kerusakan infrastruktur negara dan properti publik dan pribadi melalui penggunaan bahan yang mudah terbakar.
Baca: Pengadilan Malaysia Hukum Gantung Wanita Tua Pedagang Ikan dengan 9 Anak
“Sebelas orang lainnya dijatuhi hukuman kerja paksa seumur hidup, empat orang menjalani kerja paksa sementara dan lima anak di bawah umur dijatuhi hukuman penjara mulai dari 10 hingga 20 tahun atas tuduhan serupa,” sebut pernyataan Kementerian Kehakiman Suriah, seperti dikutip dari Al Jazeera.
Identitas mereka tidak diungkapkan, dan tidak ada rincian yang diberikan di mana dan bagaimana eksekusi terjadi. Menurut Kementerian Kehakiman Suriah, para tersangka diidentifikasi akhir tahun lalu dalam penyelidikan Kementerian Dalam Negeri atas kebakaran hutan di provinsi Latakia, Tartus, dan Homs.
Lihat Juga :