Ajukan Syarat, MBS Dilaporkan Terbuka Normalisasi Hubungan dengan Israel

Kamis, 21 Oktober 2021 - 00:15 WIB
loading...
Ajukan Syarat, MBS Dilaporkan...
Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden, Jake Sullivan, dan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman (MBS) membahas normalisasi hubungan dengan Israel saat bertemu di bulan September lalu. Foto/Ilustrasi/Axios
A A A
WASHINGTON - Putra Mahkota Arab Saudi , Pangeran Mohammad bin Salman (MBS), tidak sepenuhnya menolak gagasan negaranya menormalkan hubungan dengan Israel ketika penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden ,Jake Sullivan, mengangkat masalah ini selama kunjungan ke Arab Saudi pada akhir September lalu. Demikian laporan Axios mengutip tiga sumber dari Amerika Serikat (AS) dan sumber-sumber Arab Saudi.

Berbagai sumber mengatakan bahwa pejabat senior Amerika itu membicarakan gagasan Arab Saudi bergabung dengan Kesepakatan Abraham dan tidak segera menolak gagasan itu. Kesepakatan Abraham (Abraham Accords) telah membuat beberapa negara kawasan Timur Tengah menjalin hubungan dengan Israel selama setahun terakhir.

Sullivan adalah pejabat tertinggi pemerintahan Biden yang mengunjungi Arab Saudi. Kunjungannya dilakukan ketika AS berupaya menekan kerajaan itu untuk bergerak menuju gencatan senjata dalam perang selama bertahun-tahun dengan pemberontak Houthi di Yaman.

Baca juga: Properti Mewah Milik Mohammad bin Salman, Ternyata Dulu Punya Raja Prancis

“Saudi mengatakan normalisasi hubungan dengan Israel akan memakan waktu dan memberi Sullivan daftar langkah-langkah yang harus diambil terlebih dahulu,” menurut Axios yang dikutip media Israel Haaretz, Kamis (21/10/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Perempat Final usai Singkirkan Mesir
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved