Jenderal Top Iran Tiba di Moskow untuk Teken Penguatan Kerjasama Militer

Rabu, 20 Oktober 2021 - 12:47 WIB
loading...
Jenderal Top Iran Tiba di Moskow untuk Teken Penguatan Kerjasama Militer
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqeri tiba di Moskow. FOTO/Tehran news
A A A
MOSKOW - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran , Mayor Jenderal Mohammad Baqeri sudah berada di Moskow, Rusia untuk mengepalai kepala delegasi militer tingkat tinggi untuk mengembangkan kerjasama kedua negara. Baqeri tiba di Moskow atas undangan resmi Menteri Pertahanan Rusia Jenderal Sergei Shoigu.

Kedua belah pihak menyoroti perlunya memperkuat hubungan pertahanan militer. Iran dan Rusia menilai tingkat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang militer, menguntungkan dan menekankan penguatan kerja sama.

Baca: Mendekati Rusia, Dua Kapal Perang Iran Muncul di Laut Baltik

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas hubungan bilateral antara Angkatan Bersenjata Rusia dan Iran, serta perjanjian militer yang akan ditandatangani. Dalam konferensi pers bersama setelah bertemu dengan mitranya dari Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, Baqeri menyebut ada hubungan timbal balik.

“Dalam pertemuan Komisi Gabungan Iran-Rusia, kerja sama timbal balik di bidang pertahanan, keamanan, dan akademik akan menjadi agenda dan ditinjau kembali,” tegasnya, seperti dikutip dari kantor berita IRNA, Selasa (19/10/2021).

Dia mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan Jenderal Gerasimov, kerjasama antara angkatan bersenjata Iran dan Rusia, dan kontrak kerja sama di bidang ini dibahas.



Baca: NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik

“Dalam pertemuan itu, kami mensurvei dasar kerja sama bilateral di bidang pertahanan dan keamanan,” katanya. Menurut Baqeri, Angkatan Bersenjata Iran memiliki program yang luas untuk diterapkan dengan pihak Rusia selama tahun mendatang.

Selain itu juga turut dibahas berbagai isu, termasuk keanggotaan Iran di Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO), aksi teroris Israel di Suriah, kawasan Kaukasus dan gencatan senjata Karabakh, dan Afghanistan serta perlunya pembentukan pemerintahan yang menyeluruh di sana.

"Ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh teroris ISIS perlu dimanfaatkan sebelum mengalir keluar dari negara itu," kata Baqeri.
(esn)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2396 seconds (11.210#12.26)