Erdogan Kecam 5 Negara Pemenang Perang Dunia II sebagai Penguasa Dunia

Selasa, 19 Oktober 2021 - 12:03 WIB
loading...
A A A
“Sementara dunia dan hampir setiap aspek kehidupan kita berubah, dan diplomasi, perdagangan, dan hubungan internasional mengalami transformasi radikal, kita tidak dapat berpikir bahwa arsitektur keamanan global akan tetap sama,” kata Erdogan dalam pidatonya, seperti dikutip dari TRT, Selasa (19/10/2021).

PBB didirikan oleh kekuatan sekutu yang menang perang setelah kekalahan Nazi Jerman dan Kekaisaran Jepang pada tahun 1945.

Sementara Majelis Umum PBB mencakup semua anggota PBB, Dewan Keamanan PBB memiliki lima anggota tetap dengan hak veto—China, Prancis, Rusia, Inggris dan AS—, dan sepuluh anggota bergilir dipilih untuk masa jabatan dua tahun.

Diplomat Turki Volkan Bozkir, yang memimpin Majelis Umum PBB selama setahun terakhir, telah mengadvokasi Dewan Keamanan PBB yang lebih demokratis, yang akan lebih mencerminkan realitas abad ke-21. Namun, inisiatif tersebut belum mendapatkan banyak daya tarik di dalam organisasi dunia itu.

Setelah Angola, Erdogan dijadwalkan mengunjungi Nigeria dan Togo. Tujuan yang dinyatakan dari turnya adalah untuk memperluas peluang bisnis Ankara di Afrika.

Setelah pertemuan dengan Lourenco, Erdogan mempromosikan pekerjaan konstruksi Turki serta perangkat keras militernya, mencatat secara khusus bahwa Angola tertarik pada drone dan kendaraan lapis baja buatan Turki.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved