Pompeo Sebut ICC Korup, akan Halangi Penyelidikan Terhadap Israel

Rabu, 03 Juni 2020 - 15:40 WIB
loading...
Pompeo Sebut ICC Korup,...
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan ICC menyelidiki AS dan warganya, serta Israel atas dugaan kejahatan perang. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan Pengadilan Pidana Internasional (ICC) menyelidiki AS dan warganya, serta Israel atas dugaan kejahatan perang. Pompeo kemudian menyebut ICC sebagai badan yang korup.

ICC diketahui berusaha menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan AS selama perang Afghanistan dan juga menyelidiki kejahatan perang dilakukan Israel terhadap Palestina.

"Saya pikir ICC dan dunia akan melihat bahwa kami bertekad untuk mencegah agar orang Amerika dan teman-teman dan sekutu kami di Israel dan di tempat lain tidak diperiksa oleh ICC yang korup ini," kata Pompeo.

Pompeo, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (3/6/2020), bahwa administrasi Donald Trump akan mengatasi masalah ini dalam waktu dekat dan berjanji bahwa AS akan menghentikan upaya ICC tersebut.

"Dan sekarang pengadilan ini telah rusak dan berusaha mengejar para pemuda dan pemudi AS yang berjuang sangat keras dan mereka berpikir bahwa ICC harus dapat mengadili para pemuda dan pemudi ini. Kami tidak akan pernah membiarkan itu terjadi. Kami sedang bekerja di berbagai bidang untuk mencegah hal itu terjadi," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved