Terungkap, Jet Tempur Siluman F-35 dan F-22 Raptor AS Nyaris Tabrakan di Udara

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Tetapi pilot, sekali lagi, berhasil mendapatkan kembali kendali dan memutuskan untuk melanjutkan latihan.

Kemudian peringatan ketiga muncul, memberi tahu pilot bahwa g-forces terlalu membebani pesawat. Dia memutuskan untuk mencoba dengan aman meletakkan F-22 Raptor dengan membakar bahan bakar dalam perjalanan kembali ke darat, berharap untuk mendarat di landasan pacu terpanjang.

“Ketika saya melewati 10.000 kaki, jet mulai memiliki kecenderungan yang tidak terkendali lagi...perasaan tipe barel-roll,” kata pilot dalam dokumen tersebut.

"Butuh sebagian besar tekanan yang saya miliki di lengan kanan saya untuk menjaga pesawat tetap terbang, dan kemudian pada saat itu, saya tidak bisa lagi berbelok ke kiri.”

Pada titik itu, cukup jelas bahwa tampilan kokpit menunjukkan nilai ketinggian dan kecepatan yang salah dibandingkan dengan apa yang dilaporkan oleh wingman-nya. Pada saat inilah pilot memutuskan untuk eject atau melontarkan diri. Pasca-pengusirannya dari kursi kokpot, F-22 Raptor berputar ke darat, berakhir dengan kobaran api di Eglin Training Range.

Pilot mendarat di semak-semak dalam jarak sekitar 100 meter dari jalan terdekat. Dia menumpang kendaraan milik pemerintah untuk kembali ke Eglin.

Ditentukan bahwa akar penyebab kecelakaan itu adalah kesalahan perawatan yang dilakukan setelah pesawat dicuci. Ini menyiratkan bahwa prosedur yang ditetapkan tidak diikuti dengan benar oleh satu atau lebih anggota awak darat.

USAF mengatakan: "Kesalahan ini memengaruhi input kontrol yang ditransmisikan ke pesawat".

Namun, tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan mengenai hal yang sama.

Masih belum jelas apakah ada perubahan dalam prosedur pemeliharaan. Tidak ada informasi mengenai potensi pekerjaan perbaikan yang dilakukan pada pesawat lain.

Kecelakaan ini meninggalkan Angkatan Udara dengan 185 unit F-22 Raptor. Setiap jet berharga sekitar USD143 juta. Produksi telah dihentikan sejak 2011. Dalam konteks ini, hilangnya sebuah pesawat pasti memiliki dampak yang signifikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved