WHO Umumkan Tim Ahli Baru Selidiki Asal Usul Pandemi
Rabu, 13 Oktober 2021 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
Dorongan baru untuk menyelidiki asal-usul pandemi datang lebih dari enam bulan setelah kesimpulan dari misi bersama WHO-China tentang masalah ini. Studi itu, yang melihat sekelompok ilmuwan internasional mengunjungi situs-situs di pusat virus yang dikenal di Wuhan, China, menjadi kontroversi karena hasil yang tidak meyakinkan.
Setelah para ilmuwan melabeli kemungkinan kebocoran dari laboratorium di Wuhan sebagai "sangat tidak mungkin" dan tidak layak untuk diselidiki lebih lanjut, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa penilaian pada teori ini tidak "cukup luas" dan, secara tidak langsung mengkritik Beijing, ia mengharapkan studi kolaboratif di masa depan untuk memasukkan berbagi data yang lebih tepat waktu dan komprehensif.
Baca juga: Kasus Baru dan Angka Kematian Akibat COVID-19 di Dunia Turun
Pejabat WHO bersikukuh bahwa SAGO tidak akan berfungsi sebagai pengulangan misi yang didiskreditkan ke Wuhan.
“Itu kelompok penasihat. Kami membentuk kelompok penasihat ini sepanjang waktu,” tegas Van Kerkhove. "Ini bukan tentang misi selanjutnya," imbuhnya.
Van Kerkhove mengatakan bahwa misi tersebut dapat memberi saran kepada WHO dan perlu mengatur misi ke negara anggota. Beberapa anggota SAGO, sebagai ahli di bidangnya masing-masing, juga dapat melakukan perjalanan dalam misi tersebut.
Setelah para ilmuwan melabeli kemungkinan kebocoran dari laboratorium di Wuhan sebagai "sangat tidak mungkin" dan tidak layak untuk diselidiki lebih lanjut, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa penilaian pada teori ini tidak "cukup luas" dan, secara tidak langsung mengkritik Beijing, ia mengharapkan studi kolaboratif di masa depan untuk memasukkan berbagi data yang lebih tepat waktu dan komprehensif.
Baca juga: Kasus Baru dan Angka Kematian Akibat COVID-19 di Dunia Turun
Pejabat WHO bersikukuh bahwa SAGO tidak akan berfungsi sebagai pengulangan misi yang didiskreditkan ke Wuhan.
“Itu kelompok penasihat. Kami membentuk kelompok penasihat ini sepanjang waktu,” tegas Van Kerkhove. "Ini bukan tentang misi selanjutnya," imbuhnya.
Van Kerkhove mengatakan bahwa misi tersebut dapat memberi saran kepada WHO dan perlu mengatur misi ke negara anggota. Beberapa anggota SAGO, sebagai ahli di bidangnya masing-masing, juga dapat melakukan perjalanan dalam misi tersebut.
Lihat Juga :