19 Bulan Ditutup, AS Akan Kembali Buka Perbatasan untuk Pelancong
Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Aturan saat ini melarang masuk bagi sebagian besar warga negara non-AS yang telah berkunjung ke Inggris, China, India, Afrika Selatan, Iran, Brasil, dan sejumlah negara Eropa dalam 14 hari terakhir.
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas mengatakan departemennya senang mengambil langkah untuk melanjutkan perjalanan reguler dengan cara yang aman dan berkelanjutan. Namun dia tidak mengatakan kapan perubahan itu akan berlaku.
Pekan lalu Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, CDC, mengatakan semua pengunjung harus menerima vaksin yang disetujui atau diakui untuk penggunaan darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).
Saat ini, vaksin yang dikembangkan oleh Johnson & Johnson, Pfizer-BioNTech dan Moderna telah disetujui di AS.
WHO juga telah mendukung ketiganya, bersama dengan vaksin lain yang dibuat oleh AstraZeneca-Oxford, Sinopharm dan Sinovac.
Baca juga: Terungkap, Bahan Dinding Perbatasan AS Senilai Rp1,4 Triliun Mangkrak Berkarat Sia-sia
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas mengatakan departemennya senang mengambil langkah untuk melanjutkan perjalanan reguler dengan cara yang aman dan berkelanjutan. Namun dia tidak mengatakan kapan perubahan itu akan berlaku.
Pekan lalu Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, CDC, mengatakan semua pengunjung harus menerima vaksin yang disetujui atau diakui untuk penggunaan darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).
Saat ini, vaksin yang dikembangkan oleh Johnson & Johnson, Pfizer-BioNTech dan Moderna telah disetujui di AS.
WHO juga telah mendukung ketiganya, bersama dengan vaksin lain yang dibuat oleh AstraZeneca-Oxford, Sinopharm dan Sinovac.
Baca juga: Terungkap, Bahan Dinding Perbatasan AS Senilai Rp1,4 Triliun Mangkrak Berkarat Sia-sia
Lihat Juga :