Dua Remaja Australia Dituduh Pukuli hingga Mati 14 Kanguru

Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:58 WIB
loading...
Dua Remaja Australia...
Ilustrasi
A A A
SYDNEY - Dua remaja laki-laki telah ditangkap polisi karena diduga dengan sengaja membunuh 14 kanguru di negara bagian New South Wales (NSW), Australia pada akhir pekan lalu. Demikian diungkapkan polisi setempat, Selasa (12/10/2021).

Seperti dilaporkan CNN, polisi dipanggil ke daerah Long Beach tak lama setelah pukul 7 pagi waktu setempat pada hari Sabtu lalu. Panggilan itu menyusul laporan bahwa beberapa kanguru telah terbunuh, menurut sebuah pernyataan dari Polisi NSW.

Baca: Arkeolog Temukan Lukisan Kanguru Berusia 17.300 Tahun di Australia

Polisi Distrik Pantai Selatan pertama-tama menemukan lima kanguru dewasa yang mati dan satu bayi kanguru mati, di kawasan Long Beach. Polisi kemudian diberitahu, bahwa tujuh kanguru lainnya juga mati dan satu bayi kanguru mati telah ditemukan di daerah Pantai Maloneys.

“Polisi juga menemukan satu bayi kanguru yang terluka dan kini sedang dirawat oleh tim penyelamat satwa liar, WIRES,” sebut pernyataan Polisi NSW. Petugas menangkap dua anak laki-laki berusia 17 tahun dan telah dibawa ke Kantor Polisi Batemans Bay
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Pertama Kali dalam Sejarah,...
Pertama Kali dalam Sejarah, Australia Tunjuk Perempuan Jadi Kepala Staf AD
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Berita Terkini
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved