Ulama Syiah Sadr Menang Pemilu Irak, Mantan Perdana Menteri Maliki Nomor 2

Selasa, 12 Oktober 2021 - 06:32 WIB
loading...
A A A
Seorang juru bicara kantor Sadr mengatakan jumlahnya mencapai 73 kursi. Outlet berita lokal menerbitkan angka yang sama.

Seorang pejabat di komisi pemilu Irak mengatakan Sadr unggul tetapi tidak segera mengkonfirmasi berapa banyak kursi yang dimenangkan partainya.

Hasil awal juga menunjukkan bahwa calon pro-reformasi yang muncul dari protes 2019 telah memperoleh beberapa kursi di parlemen yang beranggotakan 329 orang.

Partai-partai yang didukung Iran dengan hubungan pada kelompok-kelompok milisi memenangkan lebih sedikit kursi daripada dalam pemilu terakhir pada 2018, menurut hasil awal dan pejabat lokal.

Sadr telah meningkatkan kekuasaannya atas Irak sejak menjadi yang pertama dalam pemilu 2018 di mana koalisinya memenangkan 54 kursi.

Ulama populis yang tak terduga ini telah menjadi tokoh dominan dan sering menjadi raja dalam politik Irak sejak invasi AS.

Dia menentang semua campur tangan asing di Irak, baik oleh AS, yang melawan pemberontakannya setelah 2003, atau oleh negara tetangga Iran. Dia mengkritik Iran karena keterlibatannya yang dekat dalam politik Irak.

Sadr, bagaimanapun, secara teratur berada di Iran, menurut pejabat yang dekat dengannya, dan telah menyerukan penarikan pasukan AS dari Irak.

Washington masih mempertahankan kekuatan sekitar 2.500 dalam perang berkelanjutan melawan Negara Islam (ISIS).

Pemilu di Irak sejak tahun 2003 telah diikuti negosiasi yang berlarut-larut yang dapat berlangsung berbulan-bulan dan berfungsi mendistribusikan jabatan pemerintah di antara partai-partai dominan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ulama Syiah: Keinginan...
Ulama Syiah: Keinginan AS dan Israel Dibawa hingga Liang Kubur Mereka
Bukan 1, Israel Operasikan...
Bukan 1, Israel Operasikan 2 Pangkalan Rahasia di Irak untuk Perang Melawan Iran
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Militer Baghdad Sangkal...
Militer Baghdad Sangkal Ada Pangkalan Rahasia Israel di Irak untuk Serang Iran
Heboh Pangkalan Rahasia...
Heboh Pangkalan Rahasia Israel di Irak: Landasan Pacu Era Saddam Hussein hingga Helikopter Mencurigakan
Pangkalan Rahasia Israel...
Pangkalan Rahasia Israel di Irak Bikin Geger, Parlemen Panggil Para Menteri
Rampai Nusantara Sangkal...
Rampai Nusantara Sangkal PSI Gagal Masuk Parlemen karena Jokowi
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Infografis
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Baru Keir Starmer Mulai Bertugas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved