Taliban Tuntut Ganti Rugi Perang Afghanistan kepada Inggris

Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:30 WIB
loading...
Taliban Tuntut Ganti...
Taliban menuntut ganti rugi perang Afghanistan kepada Inggris dan negara-negara lain. Foto/Ilustrasi
A A A
KABUL - Taliban , yang kini memerintah Afghanistan , akan mendesak Inggris dan negara-negara lain untuk memberikan ganti rugi atas perang 20 tahun di negara itu. Laporan di Kabul menunjukkan permintaan itu sudah dekat dan Taliban yakin Inggris akan melakukannya.

“Inggris siap membayar ganti rugi perang kepada kami, dan kami menyambutnya. Negara-negara lain yang terlibat dalam perang juga harus siap membayar,” ujar pejabat Kementerian Informasi dan Kebudayaan Afghanistan Noor Mohammad Mutawakel seperti dikutip dari Mirror, Minggu (10/10/2021).

Sebuah sumber di pemerintah Inggris membenarkan hal ini.

“Kami belum tahu apa yang akan mereka minta, tetapi itu bisa mencapai miliaran di semua orang yang terlibat. Apakah kita membayarnya atau tidak adalah masalah yang berbeda,” ujarnya.

Ekonomi Afghanistan saat ini berada di ambang batas. PDB-nya akan menyusut 10% tahun ini dan 5% pada 2022-23.

Banyak kekuatan asing membekukan aset Afghanistan yang disimpan di luar negeri dengan Amerika Serikat (AS) sendiri memegang USD9,5 miliar. Tapi permintaan ganti rugi ini dipandang kontroversial setelah Taliban membunuh begitu banyak warga Afghanistan yang menjadi sekutu Barat.

Baca juga: AS Perang Habis-habisan, Putra Eks Menhan Afghanistan Malah Beli Rumah Mewah Rp284 M
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved