Pembangkit Listrik Terbesar Dimatikan, Lebanon Gelap Gulita

Minggu, 10 Oktober 2021 - 07:08 WIB
loading...
Pembangkit Listrik Terbesar...
Lebanon dilanda gelap gulita setelah dua pembangkit listrik besarnya dimatikan karena krisis bahan bakar. Foto/Russia Today
A A A
BEIRUT - Lebanon terpaksa mematikan dua pembangkit listrik terbesarnya karena kekurangan bahan bakar. Akibatnya, negara yang tengah dilanda krisis itu dilanda kegelapan.

Sebuah sumber pemerintah Lebanon mengatakan pemadaman listrik di negara berpenduduk hampir enam juta itu diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari.

“Jaringan listrik Lebanon benar-benar berhenti bekerja pada siang hari ini, dan sepertinya tidak akan berfungsi sampai Senin depan, atau selama beberapa hari,” kata pejabat itu kepada Reuters yang dinukil Russia Today, Minggu (10/10/2021).

Ia mengatakan pihak berwenang akan berusaha menggunakan cadangan minyak militer sehingga pembangkit listrik untuk sementara dapat melanjutkan operasi. Namun ia memperingatkan bahwa itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Baca juga: Iran akan Terus Dukung Lebanon dengan Pengiriman Bahan Bakar Minyak

Pembangkit listrik Deir Ammar dan Zahrani yang terkena dampak krisis telah menyediakan 40% listrik bagi Lebanon, menurut operator mereka, Electricite Du Liban.

Fasilitas energi itu kehabisan bahan bakar karena pemerintah Lebanon kekurangan mata uang asing untuk membayar pemasok energi asing. Kapal-kapal yang membawa minyak dan gas dilaporkan menolak untuk berlabuh di Lebanon sampai pembayaran untuk pengiriman mereka dilakukan dalam dolar AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Infografis
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved