AS Perang Habis-habisan, Putra Eks Menhan Afghanistan Malah Beli Rumah Mewah Rp284 M
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 22:08 WIB
loading...
A
A
A
Pentagon menghabiskan sekitar USD85 miliar selama 20 tahun terakhir untuk ANA, termasuk untuk senjata, peralatan, dan membayar gaji tentara. Ada tuduhan terus-menerus selama bertahun-tahun bahwa beberapa komandan ANA memalsukan jumlah pasukan di bawah komando mereka, disebut "tentara hantu", sehingga mereka bisa mengantongi selisih dari dana yang ada.
Sementara Wardak berkeliling ibu kota Barat untuk mengadvokasi pendanaan ANA, dia jelas tidak cukup percaya pada masa depan Afghanistan untuk meninggalkan anak-anaknya di sana. Baik Daoud dan kakak laki-lakinya Hamed berakhir di AS, di mana Hamed menjalankan perusahaan kontraktor militer, NCL Holdings, dibayar oleh Pentagon untuk mengamankan rute pasokan di Afghanistan.
Baca juga: Pangkalan Bagram Ditinggalkan AS Aktif Lagi, Diduduki China?
Hamed Wardak juga disebut-sebut sebagai CEO Ludus Athletics, sebuah merek gaya hidup yang terinspirasi oleh Miami dengan motto "LOVE THE WORLD," yang menyelenggarakan turnamen voli pantai pada Maret 2012. Kurang dari lima bulan kemudian, ayahnya digulingkan dari Kementerian Pertahanannya dalam mosi tidak percaya parlemen.
Ludus tampaknya sudah tidak berfungsi sekarang, dan tidak ada di biografi LinkedIn Hamed Wardak.
Sementara Wardak berkeliling ibu kota Barat untuk mengadvokasi pendanaan ANA, dia jelas tidak cukup percaya pada masa depan Afghanistan untuk meninggalkan anak-anaknya di sana. Baik Daoud dan kakak laki-lakinya Hamed berakhir di AS, di mana Hamed menjalankan perusahaan kontraktor militer, NCL Holdings, dibayar oleh Pentagon untuk mengamankan rute pasokan di Afghanistan.
Baca juga: Pangkalan Bagram Ditinggalkan AS Aktif Lagi, Diduduki China?
Hamed Wardak juga disebut-sebut sebagai CEO Ludus Athletics, sebuah merek gaya hidup yang terinspirasi oleh Miami dengan motto "LOVE THE WORLD," yang menyelenggarakan turnamen voli pantai pada Maret 2012. Kurang dari lima bulan kemudian, ayahnya digulingkan dari Kementerian Pertahanannya dalam mosi tidak percaya parlemen.
Ludus tampaknya sudah tidak berfungsi sekarang, dan tidak ada di biografi LinkedIn Hamed Wardak.
Lihat Juga :