Wartawan Australia Jadi Korban Keberingasan Polisi AS
Selasa, 02 Juni 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Rekaman menunjukkan reporter 7NEWS Australia Amelia Brace dipukuli dengan pentungan dan juru kamera Tim Myers dipukul dengan perisai anti huru-hara serta ditinju di wajahnya oleh polisi AS yang sedang membersihkan demonstran di Lafayette Square, Washington, pada Senin kemarin.
Para wartawan mengatakan mereka kemudian ditembak dengan peluru karet dan gas air mata, yang menurut Brace, membuat keduanya "agak sakit".
Insiden itu disiarkan secara luas di Australia, menyebabkan kekhawatiran di negara yang telah menjadi sekutu dekat AS.
"Kami menganggap serius perlakuan buruk terhadap jurnalis, seperti halnya semua orang yang menganggap serius demokrasi," kata Duta Besar AS untuk Australia, Arthur Culvahouse, di Twitter.
Polisi AS - dengan dukungan dari personel militer - telah secara paksa membersihkan alun-alun dari pemrotes damai untuk memungkinkan Presiden Donald Trump meninggalkan Gedung Putih.
Trump telah menghadapi kritik pedas terkait caranya menangani aksi protes selama seminggu yang dipicu oleh kematian seorang pria Afro-Amerika yang tidak bersenjata di Minneapolis.
Para wartawan mengatakan mereka kemudian ditembak dengan peluru karet dan gas air mata, yang menurut Brace, membuat keduanya "agak sakit".
Insiden itu disiarkan secara luas di Australia, menyebabkan kekhawatiran di negara yang telah menjadi sekutu dekat AS.
"Kami menganggap serius perlakuan buruk terhadap jurnalis, seperti halnya semua orang yang menganggap serius demokrasi," kata Duta Besar AS untuk Australia, Arthur Culvahouse, di Twitter.
Polisi AS - dengan dukungan dari personel militer - telah secara paksa membersihkan alun-alun dari pemrotes damai untuk memungkinkan Presiden Donald Trump meninggalkan Gedung Putih.
Trump telah menghadapi kritik pedas terkait caranya menangani aksi protes selama seminggu yang dipicu oleh kematian seorang pria Afro-Amerika yang tidak bersenjata di Minneapolis.
Lihat Juga :