Penjaga Kamp Konsentrasi Nazi Berusia 100 Tahun Diadili di Jerman

Kamis, 07 Oktober 2021 - 18:23 WIB
loading...
A A A
Puluhan ribu orang tewas di kamp di Oranienburg, utara Berlin, termasuk pejuang perlawanan, pemeluk Yahudi, lawan politik, homoseksual dan tawanan perang.

Satu kamar gas dipasang di Sachsenhausen pada 1943 dan 3.000 orang dibantai di kamp saat perang hampir berakhir karena mereka dianggap "tidak layak untuk berbaris".

Persidangan Kamis sangat penting bagi 17 penggugat bersama, termasuk para penyintas Sachsenhausen.

Christoffel Heijer berusia enam tahun ketika terakhir kali melihat ayahnya, Johan Hendrik Heijer, yang merupakan salah satu dari 71 pejuang perlawanan Belanda yang ditembak mati di kamp tersebut.

"Pembunuhan bukanlah takdir, itu bukan kejahatan yang dapat dihapus secara hukum oleh waktu," ujar dia kepada Berliner Zeitung.

Leon Schwarzenbaum, yang berusia 100 tahun yang selamat dari Sachsenhausen, mengatakan, “Ini adalah pengadilan terakhir bagi teman-teman dan kenalan saya dan orang yang saya cintai yang dibunuh." Dia berharap itu akan berakhir dengan hukuman terakhir.

Meski demikian, kebanyakan penjaga kamp Nazi tidak akan diadili.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved