AS Jual Dua Bekas Kapal Induk Sangat Murah, Masing-masing 1 Sen

Kamis, 07 Oktober 2021 - 09:11 WIB
loading...
AS Jual Dua Bekas Kapal...
Kapal induk USS Kitty Hawk sudah dinonaktifkan AS. Bekas kapal induk ini dijual seharga 1 sen. Foto/USN
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah menjual dua bekas kapal induk , USS Kitty Hawk dan USS John F. Kennedy kepada sebuah perusahaan pemecah kapal Texas. Keduanya dijual masing-masing seharga satu sen.

Komando Sistem Laut Angkatan Laut AS telah mengonfirmasi penjualan dua bekas kapal induk dengan harga yang sangat murah itu.

Baca juga: Lagi, Jet Tempur Siluman F-35 AS Jatuhkan Bom Nuklir Inert

"Nilai kontrak mencerminkan bahwa perusahaan yang dikontrak akan mendapat manfaat dari penjualan baja bekas, besi, dan bijih logam non-ferrous selanjutnya," kata juru bicara Komando Sistem Laut Angkatan Laut, Alan Baribeau, seperti dikutip dari USA Today, Kamis (7/10/2021).

Naval Sea Systems Command, suborganisasi Angkatan Laut AS, mengatakan telah setuju untuk menjual USS Kitty Hawk dan USS John F. Kennedy ke International Shipbreaking Limited (ISL), yang berbasis di Brownsville, Texas.

Menderek dan memecah kapal adalah proses yang mahal, dan Angkatan Laut sebelumnya telah membayar sejumlah besar uang kepada ISL untuk mendaur ulang kapalnya.

Baca juga: Bendera Israel Dijadikan Keset Kaki di Masjid Bahrain

Kedua kapal induk itu diluncurkan pada 1960-an dan mampu membawa puluhan pesawat tempur. USS Kitty Hawk dikerahkan dalam Perang Vietnam, dan USS John F. Kennedy ditampilkan dalam Perang Teluk.

Kitty Hawk dinonaktifkan pada tahun 2017 dan John F. Kennedy dinonaktifkan pada tahun 2009. Keduanya telah menghabiskan waktu mereka sejak dipelihara di pangkalan Angkatan Laut.

Menurut ISL, kapal-kapal itu akan ditarik ke Brownsville untuk dibongkar dalam beberapa bulan mendatang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved