AS Menuntut Jawaban Atas Peracunan Alexei Navalny, Rusia Naik Pitam

Kamis, 07 Oktober 2021 - 00:09 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah postingan di Facebook, Kedubes Rusia menuduh Departemen Luar Negeri AS melemparkan tuduhan lain yang tidak berdasar tentang dugaan penggunaan senjata kimia oleh badan intelijen Rusia.

Kedutaan Rusia menggambarkan tuduhan yang dihadapi Moskow atas Navalny sebagai bagian dari kampanye propaganda agresif yang dilakukan oleh media Barat dan Rusia yang berafiliasi dengan tesis umum yang didasarkan pada tuduhan 'peracunan' blogger yang tidak berdasar.

Baca juga: Beda Sikap Soal Nasib Navalny dan Assange, Rusia Cela UE dan NATO

Jika tuntutan ke Rusia atas Novichok tetap tidak terselesaikan, OPCW pada akhirnya dapat menangguhkan hak suara Rusia, yang terjadi pada sekutu Moskow, Suriah, pada bulan April, AFP melaporkan.

Tetapi kedutaan Rusia mengatakan bahwa Rusia telah menghilangkan semua stok nasional agen perang kimia pada tahun 2017 yang telah didokumentasikan oleh OPCW.

"Amerika Serikat, pada gilirannya, tetap menjadi satu-satunya negara yang belum menghilangkan persenjataan senjata kimianya yang signifikan," bunyi pernyataan itu, yang juga dilaporkan oleh kantor berita negara Rusia TASS yang dinukil Newsweek, Rabu (6/10/2021).

"Rusia menyeru Washington untuk menyelesaikan program demiliterisasi kimia dan memenuhi kewajiban internasional dalam waktu terdekat, mengamankan dunia dari potensi penggunaan senjata jenis ini," pernyataan itu melanjutkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut...
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Rekomendasi
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved