Arkeolog Sebut Gunung Sinai Tempat Musa Terima Wahyu Ada di Arab Saudi

Senin, 04 Oktober 2021 - 17:53 WIB
loading...
Arkeolog Sebut Gunung...
Turis melihat matahari terbit di puncak Gunung Musa, dekat kota Saint Catherine, Semenanjung Sinai, selatan Mesir, 9 Desember 2015. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Menurut Alkitab, Musa di Gunung Sinai menerima Sepuluh Perintah, seperangkat prinsip yang ditetapkan Tuhan. Gunung ini dianggap sebagai tempat suci dalam agama Kristen, Yudaisme, dan Islam.

Namun, banyak sejarawan dan arkeolog meragukan historisitasnya, dengan mengatakan tidak ada bukti konklusif untuk membuktikan keberadaannya.

“Gunung Sinai, tempat Nabi Musa berbicara kepada Tuhan, benar-benar ada dan terletak di Arab Saudi,” ungkap sekelompok arkeolog dari Doubting Thomas Research Foundation (DTRF), organisasi nirlaba yang menyelidiki sejarah catatan Alkitab dalam laporan yang dirilis Sputnik News pada Senin (4/10/2021).

Baca juga: Makin Hebat, Pertama Kali Rudal Hipersonik Ditembakkan dari Kapal Selam Nuklir Rusia

Para peneliti mengidentifikasi Jabal Maqla, yang terletak di barat laut Arab Saudi dekat perbatasan dengan Yordania, sebagai Gunung Sinai yang sebenarnya. Inilah bukti yang membuat mereka mencapai kesimpulan seperti itu.

Baca juga: Hebat, Aljazair Kejar dan Kepung Kapal Selam Israel hingga Nongol ke Permukaan

Alkitab mengatakan saat Musa sampai di puncak Gunung Sinai, dia diselimuti asap karena Tuhan "turun ke atasnya dalam api". Arkeolog menyatakan puncak Jabal Maqla menghitam seperti hangus terbakar.

Baca juga: Pemimpin Hamas Ngobrol dengan Menlu Taliban, Serukan Pembebasan Yerusalem

Musa membelah perairan Laut Merah saat dia dan orang-orang Israel mencoba melarikan diri dari tentara Firaun Mesir.

Para peneliti dari DTRF mencatat bahwa lebih banyak bukti yang menunjukkan Jabal Maqla adalah Gunung Sinai adalah fakta bahwa Maqla terletak di dekat Pantai Nuweiba, tempat ilmuwan Swedia Dr Lennart Moller mengklaim telah menemukan jalur darat di bawah air laut.

Para arkeolog telah menemukan batu terbelah yang terletak di jalur yang diduga Gunung Sinai. Itu menunjukkan tanda-tanda erosi air. Namun, daerah itu sendiri menerima curah hujan yang sangat sedikit.

"Kami percaya tengara yang berbeda ini bisa menjadi batu yang Tuhan perintahkan kepada Musa untuk dipukul sehingga air kemudian menyembur keluar, secara ajaib menyediakan air untuk penduduk Israel," ungkap Ryan Mauro, presiden Doubting Thomas Research Foundation.

Para peneliti juga menemukan apa yang tampak seperti altar kuno yang terdiri dari granit yang belum dipotong, yang menurut mereka mirip dengan yang dibangun Musa di kaki Gunung Sinai serta potongan tempat pemujaan Anak Sapi Emas.

"Di dekat gunung, kita memiliki tempat ini yang dipenuhi dengan penggambaran orang-orang yang menyembah banteng dan sapi. Dan yang benar-benar penting adalah bahwa petroglif ini terisolasi di daerah ini. Ini tidak seperti diukir di seluruh gunung," ujar Mauro.

Klaim oleh Doubting Thomas Research Foundation jelas akan menambah perdebatan para ahli dan arkeolog tentang keberadaan sebenarnya dari Gunung Sinai.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved