Jet Tempur Siluman F-22 AS Pilih Kabur Jika Duel Udara dengan Su-35 Rusia
Senin, 04 Oktober 2021 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
F-22 Raptor, di sisi lain, adalah salah satu pesawat tempur taktis paling canggih yang pernah dibuat dengan definisi kelincahan, jangkauan, dan stealth (siluman).
F-22 memiliki reputasi hampir tidak terdeteksi dengan kemampuan untuk mengunci target tanpa berada dalam jangkauan visual mereka karena teknologi siluman canggih yang digunakan di pesawat.
Jet tempur F-22 Raptor ditugaskan di Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pada tahun 2005.
Sedangkan Su-35 dirancang untuk pertempuran udara dengan daya tembak eksternal yang lebih besar dibandingkan dengan F-22 AS yang senjatanya disimpan secara internal.
Jet tempur Sukhoi itu memiliki 12 cantelan untuk membawa senjata dan gudang eksternal. Empat di setiap sayap; dua di bagian bawah badan pesawat dan satu di bawah setiap mesin.
F-22 Raptor hanya dilengkapi dengan empat cantelan eksternal di sayap untuk membawa senjata atau tangki bahan bakar, tetapi menggunakan ini akan memengaruhi fitur silumannya.
Kelemahan F-22 Raptor
F-22 buatan Lockheed Martin berada di luar standar di antara jet tempur, tetapi mengapa tidak memiliki Infra-Red Search and Tracking (IRST) dan radar yang dipasang di pipi? Alasannya terletak pada batasan Angkatan Udara AS pada biaya avionik F-22 sebesar USD9 juta per pesawat yang diproduksi pada tahun 1989. Hal itu diungkap The National Interest dalam laporannya, yang dilansir EurAsian Times, Senin (4/10/2021).
F-22 memiliki reputasi hampir tidak terdeteksi dengan kemampuan untuk mengunci target tanpa berada dalam jangkauan visual mereka karena teknologi siluman canggih yang digunakan di pesawat.
Jet tempur F-22 Raptor ditugaskan di Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pada tahun 2005.
Sedangkan Su-35 dirancang untuk pertempuran udara dengan daya tembak eksternal yang lebih besar dibandingkan dengan F-22 AS yang senjatanya disimpan secara internal.
Jet tempur Sukhoi itu memiliki 12 cantelan untuk membawa senjata dan gudang eksternal. Empat di setiap sayap; dua di bagian bawah badan pesawat dan satu di bawah setiap mesin.
F-22 Raptor hanya dilengkapi dengan empat cantelan eksternal di sayap untuk membawa senjata atau tangki bahan bakar, tetapi menggunakan ini akan memengaruhi fitur silumannya.
Kelemahan F-22 Raptor
F-22 buatan Lockheed Martin berada di luar standar di antara jet tempur, tetapi mengapa tidak memiliki Infra-Red Search and Tracking (IRST) dan radar yang dipasang di pipi? Alasannya terletak pada batasan Angkatan Udara AS pada biaya avionik F-22 sebesar USD9 juta per pesawat yang diproduksi pada tahun 1989. Hal itu diungkap The National Interest dalam laporannya, yang dilansir EurAsian Times, Senin (4/10/2021).
Lihat Juga :