Jet Tempur Siluman F-22 AS Pilih Kabur Jika Duel Udara dengan Su-35 Rusia
Senin, 04 Oktober 2021 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: China Bersumpah Hancurkan Taiwan, AS Siap Pasang Badan
Pada saat itu, desain avionik di atas kertas menelan biaya lebih dari USD16 juta untuk setiap pesawat. USAF tidak memberikan instruksi tentang sistem mana yang harus digugurkan dan pabrikan memiliki keputusan ini di tangan mereka.
Hal ini menyebabkan produsen—Lockheed Martin—menggugurkan IRST dan radar yang dipasang di pipi di antara berbagai sistem lainnya.
Keuntungan vital sekarang terletak pada pencarian inframerah dan sistem kontrol tembakan pelacakan Su-35 generasi keempat. Ini termasuk kamera, penunjuk target, pengintai laser, dan sensor inframerah.
Meskipun jet tempur generasi kelima F-22 dan jet tempur generasi keempat Su-35 memiliki kemampuan yang hampir serupa, kemampuan dogfighting yang superior, biaya yang jauh lebih murah, dan teknologi IRST memberi jet Rusia keunggulan yang jelas di atas pesawat Amerika.
Penelitian oleh The EurAsian Times dan pakar pertahanan Alex Lockie telah menunjukkan bahwa F-22 Raptor AS akan berada pada posisi yang kurang menguntungkan dalam pertemuan tatap muka atau selama intersepsi dengan Su-35.
Jika duel udara terjadi selama misi intersepsi, para ahli percaya bahwa jet Rusia akan memiliki keuntungan besar dengan memiliki F-22 Raptor yang "tak terlihat".
Karena F-22 dirancang untuk menjadi siluman dengan memiliki penyimpanan senjata internal, Justin Bronk, seorang ahli kekuatan udara tempur mengatakan bahwa pesawat seperti F-22 "tidak benar-benar diperlukan" untuk misi intersepsi dan jet lain yang lebih murah dapat melakukan pekerjaan itu.
Pada saat itu, desain avionik di atas kertas menelan biaya lebih dari USD16 juta untuk setiap pesawat. USAF tidak memberikan instruksi tentang sistem mana yang harus digugurkan dan pabrikan memiliki keputusan ini di tangan mereka.
Hal ini menyebabkan produsen—Lockheed Martin—menggugurkan IRST dan radar yang dipasang di pipi di antara berbagai sistem lainnya.
Keuntungan vital sekarang terletak pada pencarian inframerah dan sistem kontrol tembakan pelacakan Su-35 generasi keempat. Ini termasuk kamera, penunjuk target, pengintai laser, dan sensor inframerah.
Meskipun jet tempur generasi kelima F-22 dan jet tempur generasi keempat Su-35 memiliki kemampuan yang hampir serupa, kemampuan dogfighting yang superior, biaya yang jauh lebih murah, dan teknologi IRST memberi jet Rusia keunggulan yang jelas di atas pesawat Amerika.
Penelitian oleh The EurAsian Times dan pakar pertahanan Alex Lockie telah menunjukkan bahwa F-22 Raptor AS akan berada pada posisi yang kurang menguntungkan dalam pertemuan tatap muka atau selama intersepsi dengan Su-35.
Jika duel udara terjadi selama misi intersepsi, para ahli percaya bahwa jet Rusia akan memiliki keuntungan besar dengan memiliki F-22 Raptor yang "tak terlihat".
Karena F-22 dirancang untuk menjadi siluman dengan memiliki penyimpanan senjata internal, Justin Bronk, seorang ahli kekuatan udara tempur mengatakan bahwa pesawat seperti F-22 "tidak benar-benar diperlukan" untuk misi intersepsi dan jet lain yang lebih murah dapat melakukan pekerjaan itu.
(min)
Lihat Juga :