Soal Kuba, Kebijakan Biden Masih Mengekor Trump

Senin, 04 Oktober 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Baca: AS Sebut Kuba Negara Komunis Gagal, Havana Beri Balasan Menohok

Pemerintahan Trump telah membatasi pengiriman uang hingga USD 1.000 empat kali setahun, membalikkan keputusan mantan Presiden AS, Barack Obama untuk mengizinkan pengiriman uang sebanyak yang mereka inginkan.

"Namun, pemerintahan Biden telah memberi isyarat bahwa mereka akan mengizinkan lagi sebanyak yang Anda inginkan, tetapi mereka belum melakukannya," kata Kavulich.

Mengenai keputusan Kuba untuk menangguhkan simpanan dolar, Kavulich mengatakan negara kepulauan itu perlu melakukan ini. Tetapi, jelasnya, pengambilan waktunya sangat aneh. Dia mencatat bahwa pemerintah Kuba menggabungkan dua mata uangnya, peso Kuba dan peso yang dapat dikonversi , pada bulan Januari.

"Biasanya, ketika sebuah negara memiliki dua mata uang, Anda menunggu untuk menggabungkannya ketika ekonomi Anda sedang melonjak," ujarnya.

Baca: AS Didesak Membom Negara Komunis Kuba
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Kapal Tanker Raksasa...
Kapal Tanker Raksasa Diserang di Selat Hormuz, Qatar Panggil Diplomat Iran
Rekomendasi
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Berita Terkini
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved