Viral! China Bunuh Tiga Kucing Rumahan yang Dites Positif Virus Corona
Kamis, 30 September 2021 - 00:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dua Jenderal Top AS Sudah Minta Biden Pertahankan 2.500 Tentara di Afghanistan
Sejak berita itu keluar, kasus ini menarik lebih dari 52.000 komentar.
Manusia dapat menularkan COVID-19 ke hewan dalam situasi di mana ada kontak dekat tetapi risiko hewan menyebarkan virus ke manusia "dianggap rendah" menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
COVID-19 telah dilaporkan di peternakan cerpelai di beberapa negara, termasuk kasus-kasus di mana diperkirakan manusia mungkin telah terinfeksi oleh hewan, yang mendorong pemusnahan massal cerpelai.
“Orang yang diduga atau dikonfirmasi COVID-19 harus menghindari kontak dengan hewan, termasuk hewan peliharaan, ternak, dan satwa liar,” papar CDC di situs webnya.
“Saat ini, tidak ada bukti bahwa hewan memainkan peran penting dalam menyebarkan virus ke manusia,” ungkap CDC.
“Beberapa virus corona yang menginfeksi hewan dapat menyebar ke manusia dan kemudian menyebar di antara manusia, tetapi ini jarang terjadi. Inilah yang terjadi dengan SARS-CoV-2, yang kemungkinan berasal dari kelelawar,” papar CDC.
Sejak berita itu keluar, kasus ini menarik lebih dari 52.000 komentar.
Manusia dapat menularkan COVID-19 ke hewan dalam situasi di mana ada kontak dekat tetapi risiko hewan menyebarkan virus ke manusia "dianggap rendah" menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
COVID-19 telah dilaporkan di peternakan cerpelai di beberapa negara, termasuk kasus-kasus di mana diperkirakan manusia mungkin telah terinfeksi oleh hewan, yang mendorong pemusnahan massal cerpelai.
“Orang yang diduga atau dikonfirmasi COVID-19 harus menghindari kontak dengan hewan, termasuk hewan peliharaan, ternak, dan satwa liar,” papar CDC di situs webnya.
“Saat ini, tidak ada bukti bahwa hewan memainkan peran penting dalam menyebarkan virus ke manusia,” ungkap CDC.
“Beberapa virus corona yang menginfeksi hewan dapat menyebar ke manusia dan kemudian menyebar di antara manusia, tetapi ini jarang terjadi. Inilah yang terjadi dengan SARS-CoV-2, yang kemungkinan berasal dari kelelawar,” papar CDC.
Lihat Juga :