Jaga Jarak, Ribuan Orang Antre di Sekolah dan IKEA Inggris

Senin, 01 Juni 2020 - 20:30 WIB
loading...
Jaga Jarak, Ribuan Orang...
Ribuan orang antre di IKEA, Warrington, Inggris, 1 Juni. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Ribuan orang di penjuru Inggris antre di sekolah dan IKEA pada Senin (1/6) saat pemerintah Inggris melonggarkan lockdown virus corona dengan mengizinkan beberapa anak kembali ke sekolah dan banyak toko kembali buka untuk pertama kali sejak Maret.

Lockdown telah menghambar ekonomi Inggris USD3 triliun dan pemerintah menambah pinjaman ke level tertinggi dalam sejarah masa damai.

Saat beberapa sekolah di Inggris mengizinkan murid kelas 4 hingga 6 serta 10 hingga 11 kembali ke sekolah, banyak orangtua tetap meminta anaknya tetap di rumah karena khawatir pelonggaran itu terlalu cepat.

Antrean terbentuk saat para orangtua menurunkan anak-anak dengan aturan jarak tiap anak 2 meter. Lokasi tempat bermain di sekolah itu terlihat sepi.

Di Warrington, utara Inggris, orang mulai antre untuk masuk toko IKEA yang kembali buka. Antrean lebih dari 1.000 orang terlihat mengular di lokasi parkir mobil.

Kondisi serupa terlihat di IKEA di Wembley, London. Di pasar Leicester, beberapa pedagang memakai makser. Ada tanda peringatan agar para pembeli tidak menyentuh produk yang dijual.

Pelonggaran lockdown diterapkan, dengan enam orang diizinkan berkumpul di luar rumah di Inggris. Pasar dapat kembali buka, pertandingan olahraga dapat dilakukan tanpa penonton. (Baca Juga: Jurnalis Rusia Jadi Korban Demonstrasi di AS, Moskow Kesal)

Lebih dari 2 juta warga yang paling rentan kini diizinkan menghabiskan waktu di luar ruangan.

Inggris mencatat korban meninggal 38.000 akibat Covid-19. Banyak pihak khawatir pelonggaran lockdown terlalu cepat. (Baca Juga: Trump Disebut Bersembunyi di Bunker Saat Terjadi Demonstrasi di Depan Gedung Putih)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved