Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Bumi Australia

Rabu, 22 September 2021 - 13:08 WIB
loading...
Kemlu: Tidak Ada WNI...
Gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang Australia tenggara, merusak sejumlah bangunan. Foto/CNN
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri melalui Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Judha Nugraha, mengatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bumi di Australia .

Seperti diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah di sekitar kota Melbourne, Australia pada Rabu (22/9/2021) sekitar pukul 09:15 waktu setempat.

"KJRI Melbourne segera menghubungi simpul-simpul masyarakat dan hingga saat ini tidak terdapat laporan adanya WNI yang menjadi korban gempa," kata Judha dalam pesan singkat yang diterima Sindonews.

Baca juga: Gempa Bumi Langka Australia Picu Kepanikan di Melbourne

Berdasarkan database KJRI Melbourne, kata Judha, terdapat sekitar 17.500 WNI yang menetap di wilayah akreditasi KJRI Melbourne yang mencakup negara bagian Victoria dan Tasmania.

Ia pun mengimbau kepada WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi hotline KJRI Melbourne di nomor +61 477007075.

Gempa bumi yang melanda wilayah Australia tenggara adalah sebuah kejadian langka. Survei Geologi AS menempatkan besarnya gempa 5,8 skala Richter, kemudian direvisi menjadi 5,9, dan mengatakan gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

Geosciences Australia mengatakan gempa susulan berkekuatan 4,0 melanda tak lama setelah gempa awal.

Baca juga: Pasca Penembakan di Kampus Perm, Kemlu Pastikan Mahasiswa Indonesia Aman

Perdana Menteri Australia Scott Morrison, berbicara dari New York, mengatakan tidak ada laporan awal tentang korban cedera.

"Ini bisa menjadi peristiwa yang sangat, sangat mengganggu untuk gempa alam ini," katanya. "Itu adalah peristiwa yang sangat langka di Australia," sambungnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved