Lagi, Taliban Umbar Janji Izinkan Anak Perempuan Kembali Bersekolah
Selasa, 21 September 2021 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
“Posisi-posisi ini dianggap penting untuk berfungsinya Emirat,” katanya saat mengumumkan penunjukan kabinet terakhir, termasuk penambahan Kementerian Kesehatan.
Pengumuman pertama pemerintahan sementara Taliban dilakukan awal bulan ini - yang secara eksklusif diisi oleh jajaran loyalis, dengan garis keras yang mapan di semua pos utama, meskipun sebelumnya kelompok militan itu menjanjikan pemerintahan yang inklusif untuk semua warga Afghanistan.
Ini bukan pertama kalinya Taliban menyinggung soal pendidikan bagi murid perempuan. Sebelumnya Mujahid juga menyatakan bahwa anak perempuan bisa masuk sekolah menengah setelah pemerintah baru Afghanistan yang mereka bentuk telah menciptakan lingkungan yang aman.
“Kami tidak menentang pendidikan anak perempuan, tetapi kami masih bekerja pada mekanisme bagaimana kehadiran mereka di sekolah dapat dimungkinkan,” kata juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid kepada majalah Jerman, Der Spiegel.
Baca juga: Taliban: Perempuan Boleh Masuk Sekolah Menengah setelah Lingkungan Aman
Ketika rezim Taliban berkuasa di Afghanistan antara 1996 hingga 2001, anak perempuan dilarang mengenyam pendidikan. Para perempuan dewasa juga dilarang bekerja. Taliban, kala itu, juga memaksa kaum perempuan menutupi diri mereka dari kepala sampai kaki di depan umum.
Pengumuman pertama pemerintahan sementara Taliban dilakukan awal bulan ini - yang secara eksklusif diisi oleh jajaran loyalis, dengan garis keras yang mapan di semua pos utama, meskipun sebelumnya kelompok militan itu menjanjikan pemerintahan yang inklusif untuk semua warga Afghanistan.
Ini bukan pertama kalinya Taliban menyinggung soal pendidikan bagi murid perempuan. Sebelumnya Mujahid juga menyatakan bahwa anak perempuan bisa masuk sekolah menengah setelah pemerintah baru Afghanistan yang mereka bentuk telah menciptakan lingkungan yang aman.
“Kami tidak menentang pendidikan anak perempuan, tetapi kami masih bekerja pada mekanisme bagaimana kehadiran mereka di sekolah dapat dimungkinkan,” kata juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid kepada majalah Jerman, Der Spiegel.
Baca juga: Taliban: Perempuan Boleh Masuk Sekolah Menengah setelah Lingkungan Aman
Ketika rezim Taliban berkuasa di Afghanistan antara 1996 hingga 2001, anak perempuan dilarang mengenyam pendidikan. Para perempuan dewasa juga dilarang bekerja. Taliban, kala itu, juga memaksa kaum perempuan menutupi diri mereka dari kepala sampai kaki di depan umum.
Lihat Juga :