Iran: Kaburnya AS yang Memalukan dari Afghanistan Pelajaran bagi Sekutunya
Selasa, 21 September 2021 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
“Pelarian Amerika yang memalukan [dari Afghanistan] juga menunjukkan bahwa pendekatan semacam itu akan memiliki hasil. Bukan tidak mungkin nasib seperti itu akan menimpa negara-negara dengan ketergantungan dan kepercayaan semacam ini pada AS,” katanya.
Menurut Bagheri, krisis di Afghanistan merupakan simbol berakhirnya situasi strategis yang muncul setelah berakhirnya Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet, setelah itu AS berusaha menciptakan dunia unipolar.
Dia mengingatkan, untuk mencapai tujuan tersebut, AS melakukan berbagai aksi agresi di Timur Tengah dan Asia Barat Daya.
Baca juga: Taliban Eksekusi Pasukan Khusus Afghanistan Didikan Inggris, Tentara SAS Malu
Bagheri menekankan bahwa aksesi Iran ke pakta politik, ekonomi dan keamanan Organisasi Kerjasama Shanghai yang dipimpin China dan Rusia pekan lalu menandai kebangkitan kekuatan baru di kawasan itu pada saat yang sama ketika hegemoni AS sedang terkikis.
"Kekuatan perjanjian ini menunjukkan adanya kutub-kutub kekuatan lain yang muncul dan terus-menerus memperoleh kekuatan di panggung dunia seiring dengan merosotnya kekuatan Amerika,” paparnya.
Menurut Bagheri, krisis di Afghanistan merupakan simbol berakhirnya situasi strategis yang muncul setelah berakhirnya Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet, setelah itu AS berusaha menciptakan dunia unipolar.
Dia mengingatkan, untuk mencapai tujuan tersebut, AS melakukan berbagai aksi agresi di Timur Tengah dan Asia Barat Daya.
Baca juga: Taliban Eksekusi Pasukan Khusus Afghanistan Didikan Inggris, Tentara SAS Malu
Bagheri menekankan bahwa aksesi Iran ke pakta politik, ekonomi dan keamanan Organisasi Kerjasama Shanghai yang dipimpin China dan Rusia pekan lalu menandai kebangkitan kekuatan baru di kawasan itu pada saat yang sama ketika hegemoni AS sedang terkikis.
"Kekuatan perjanjian ini menunjukkan adanya kutub-kutub kekuatan lain yang muncul dan terus-menerus memperoleh kekuatan di panggung dunia seiring dengan merosotnya kekuatan Amerika,” paparnya.
Lihat Juga :