Studi Ungkap Konsumsi Alkohol Sumbang 740 Ribu Kasus Kanker pada 2020

Minggu, 19 September 2021 - 23:00 WIB
loading...
Studi Ungkap Konsumsi...
Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Empat persen kasus kanker yang baru didiagnosis pada tahun 2020, setara dengan lebih dari 740 ribu kasus, dikaitkan dengan kebiasaan minum alkohol . Hal itu terungkap dalam sebuah studi global baru yang diterbitkan dalam The Lancet Oncology.

Studi tersebut memperkirakan bahwa secara global, laki-laki menyumbang 77 persen atau 568.700 kasus dari keseluruhan kasus terkait alcohol. Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan kaum perempuan, yang menyumbang 172.600 kasus.

Baca: Lebih dari 150 Ton Vodka China Tumpah Akibat Gempa Sichuan

Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Asia timur, termasuk China, Vietnam, dan India, serta Eropa timur dan tengah, termasuk Inggris, Jerman, dan Prancis. Kanker kerongkongan, hati, dan payudara menyumbang jumlah kasus terbesar.

Para peneliti mengatakan, bahwa kanker ini memiliki hubungan sebab akibat yang mapan dengan konsumsi alkohol, terutama penggunaan alkohol berat atau lebih dari enam minuman beralkohol sehari.

"Kami sangat perlu meningkatkan kesadaran tentang hubungan antara konsumsi alkohol dan risiko kanker di antara pembuat kebijakan dan masyarakat umum," ucap Harriet Rumgay dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), Sabtu (18/9).

Baca: Minuman Beralkohol Tuai Pro Kontra, NU Tangsel: Cukup Diperketat Saja Pengawasannya

"Strategi kesehatan masyarakat, seperti pengurangan ketersediaan alkohol, pelabelan produk alkohol dengan peringatan kesehatan, dan larangan pemasaran dapat mengurangi tingkat kanker yang disebabkan oleh alkohol," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya.

Dalam studi baru, peneliti menetapkan tingkat asupan alkohol per orang per negara untuk 2010, sepuluh tahun sebelum data kasus kanker dimunculkan. Penelitian kemudian menggabungkannya dengan perkiraan kasus kanker baru pada tahun 2020, untuk jenis kanker dengan bukti terkuat dari hubungan sebab akibat dengan alkohol dalam analisis utama mereka.

Baca: Kim Jong-un Mau Bicara dengan AS Asalkan Boleh Impor Miras Mewah

“Kebijakan pajak dan penetapan harga yang menyebabkan penurunan konsumsi alkohol di Eropa, termasuk peningkatan pajak cukai dan penetapan harga satuan minimum, juga dapat diterapkan di kawasan dunia lainnya," ujar Rumgay.

"Konteks lokal sangat penting untuk keberhasilan kebijakan seputar konsumsi alkohol dan akan menjadi kunci untuk mengurangi kasus kanker yang terkait dengan kebiasaan minum alkohol," pungkasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Puncak Omicron di Indonesia...
Puncak Omicron di Indonesia 55 Ribu Kasus Sudah Terjadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved