AS Jatuhkan Sanksi Baru kepada Hizbullah

Sabtu, 18 September 2021 - 04:32 WIB
loading...
AS Jatuhkan Sanksi Baru...
AS jatuhkan sanksi baru kepada Hizbullah. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengumumkan sanksi baru terhadap kelompok Hizbullah , yang didukung Iran , di Lebanon . AS juga menyerukan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk menekan kelompok teroris tersebut.

“Hizbullah, dengan dukungan IRGC-QF (Pasukan Quds Iran), menggunakan pendapatan yang dihasilkan oleh jaringan ini untuk mendanai kegiatan teroris, serta untuk melanggengkan ketidakstabilan di Lebanon dan di seluruh kawasan,” kata Departemen Keuangan AS seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (18/9/2021).

Setidaknya 13 orang menjadi sasaran sanksi AS, karena Departemen Keuangan mengatakan mereka memiliki hubungan dengan organisasi Syiah Lebanon, Hizbullah dan Pasukan Quds.

Baca juga: BBM Iran Tiba di Lebanon Kamis setelah Mampir Suriah

“Hizbullah semakin mencari sumber pendapatan tambahan untuk meningkatkan pundi-pundinya. Kami menyerukan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk mengambil langkah-langkah guna memastikan Hizbullah dan kelompok teroris lainnya tidak mengeksploitasi wilayah dan lembaga keuangan mereka,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Para pendukung Hizbullah yang terkena sanksi adalah bagian dari cincin pendanaan yang berbasis di Lebanon dan Kuwait yang bekerja untuk mendukung Hizbullah dan Pasukan Quds Iran.

Jaringan tersebut diduga telah mencuci puluhan juta dolar untuk menguntungkan Hizbullah dan Pasukan Quds.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved