Tokoh Senior Taliban: Wanita Seharusnya Tak Bekerja Bersama Pria

Selasa, 14 September 2021 - 09:47 WIB
loading...
A A A
“Kontak antara laki-laki dan perempuan di luar rumah akan diperbolehkan dalam keadaan tertentu, misalnya saat berobat ke dokter laki-laki,” papar dia.

Perempuan juga harus diizinkan belajar dan bekerja di sektor pendidikan dan medis, di mana fasilitas terpisah dapat diatur untuk penggunaan eksklusif mereka.

"Kami tentu membutuhkan perempuan, misalnya dalam kedokteran, dalam pendidikan. Kami akan memiliki institusi terpisah untuk mereka, rumah sakit terpisah, universitas terpisah mungkin, sekolah terpisah, madrasah terpisah," ujar dia.

Pada Minggu (12/9/2021), menteri pendidikan baru Taliban mengatakan perempuan bisa belajar di universitas, tetapi harus dipisahkan dari laki-laki.

Perempuan telah melakukan beberapa protes di Afghanistan, menuntut agar hak-hak yang mereka dapat selama dua dekade terakhir dipertahankan. Beberapa demonstrasi telah dibubarkan orang-orang bersenjata Taliban yang melepaskan tembakan ke udara.

Peningkatan hak-hak perempuan lebih terlihat di pusat kota daripada daerah pedesaan yang sangat konservatif. Hal itu berulang kali disebut Amerika Serikat sebagai salah satu keberhasilan terbesar dari operasi 20 tahun di negara yang secara resmi berakhir pada 31 Agustus.

Tingkat partisipasi tenaga kerja perempuan mencapai 23% pada 2020, menurut Bank Dunia, naik dari nol ketika Taliban terakhir berkuasa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Ngeri! Kebakaran Pabrik...
Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas
Rekomendasi
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
15 Perwira Dimutasi...
15 Perwira Dimutasi Kapolri Jadi Dirlantas pada Juni 2026, Ini Namanya
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Berita Terkini
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
Infografis
Manfaat Air Kelapa Muda...
Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan Pria dan Wanita
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved