Pemimpin Baru Malaysia Raih Dukungan Oposisi saat Sidang Perdana Parlemen
Selasa, 14 September 2021 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Korut Desak AS Dihukum atas Pelanggaran HAM Berat di Afghanistan
Mereka mengatakan kesepakatan akan fokus pada penguatan pemerintahan dan reformasi parlemen.
Langkah itu dilakukan setelah Ismail pekan lalu menawarkan reformasi termasuk undang-undang baru untuk mencegah pembelotan partai dan membatasi masa jabatan perdana menteri hingga 10 tahun.
Dia juga berjanji segera menurunkan usia pemilih minimum dari 21 menjadi 18, memastikan kesepakatan bipartisan pada setiap RUU baru dan mendapatkan masukan oposisi pada pemulihan ekonomi negara.
Dia juga membuat agar peran pemimpin oposisi mendapat remunerasi dan hak yang sama sebagai menteri kabinet.
Malaysia telah mencatat hampir dua juta infeksi COVID-19, dengan lebih dari 20.000 kematian meskipun lockdown sejak Juni yang merugikan perekonomian.
Ismail adalah perdana menteri ketiga Malaysia sejak pemungutan suara bersejarah pada 2018 menggulingkan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) yang tercemar korupsi dan memimpin Malaysia sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1957.
Mereka mengatakan kesepakatan akan fokus pada penguatan pemerintahan dan reformasi parlemen.
Langkah itu dilakukan setelah Ismail pekan lalu menawarkan reformasi termasuk undang-undang baru untuk mencegah pembelotan partai dan membatasi masa jabatan perdana menteri hingga 10 tahun.
Dia juga berjanji segera menurunkan usia pemilih minimum dari 21 menjadi 18, memastikan kesepakatan bipartisan pada setiap RUU baru dan mendapatkan masukan oposisi pada pemulihan ekonomi negara.
Dia juga membuat agar peran pemimpin oposisi mendapat remunerasi dan hak yang sama sebagai menteri kabinet.
Malaysia telah mencatat hampir dua juta infeksi COVID-19, dengan lebih dari 20.000 kematian meskipun lockdown sejak Juni yang merugikan perekonomian.
Ismail adalah perdana menteri ketiga Malaysia sejak pemungutan suara bersejarah pada 2018 menggulingkan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) yang tercemar korupsi dan memimpin Malaysia sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1957.
Lihat Juga :