Ibu Ini Dibunuh saat Memeluk Bayinya, Dua Hari setelah Demo Taliban

Senin, 13 September 2021 - 13:41 WIB
loading...
A A A
Hossaini mengatakan anak tiga tahun itu terus bertanya kepada ayahnya; "Kapan Ibu akan bangun?"

Sedangkan bayi berusia enam bulan dibawa ke rumah sakit setempat.

"Dia menangis tanpa henti," kata Hossaini, menceritakan tentang bayi tersebut.

"Dia di rumah sakit sekarang karena dia tidak makan banyak...dia terus gemetar, Anda bisa membayangkan bagaimana rasanya saat bayi mendengar pistol meledak begitu dekat dengan Anda."

Baca juga: Eks Wali Kota New York Hina Jenderal Tertinggi AS soal Afghanistan, Menyebutnya Idiot

Hossaini mengatakan sang suami tidak dapat memberikan foto korban karena saudara iparnya, saudara perempuan Farwa, dalam keadaan syok sejak pembunuhannya.

"Dia hanya membenturkan kepalanya ke dinding," katanya.

Hossaini mengatakan dia juga bekerja untuk menjaga saudara-saudaranya tenang, karena kemarahan dan keputusasaan mengguncang rumah tangga.

“Kami tidak tahu siapa yang menembak saudara perempuan saya tetapi mereka sangat marah, mereka berlari ke mana-mana untuk mencoba dan memulai perkelahian dan mencari tahu siapa yang melakukannya...tapi sekarang bukan waktunya untuk membalas dendam.”

Sementara Hossaini mengatakan keluarga masih berusaha untuk mencari tahu siapa yang menembak Farwa, dia mengatakan Taliban telah membuat ancaman mengerikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved