Pakistan: Dunia Harus Akui Realitas Baru di Afghanistan dan Terlibat di Dalamnya

Senin, 13 September 2021 - 04:42 WIB
loading...
Pakistan: Dunia Harus...
Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi mengatakan dunia harus mengakui realitas baru di Afghanistan dan terlibat di dalamnya. Foto/Ist
A A A
ISLAMABAD - Pakistan mengatakan dunia harus mengakui realitas baru di Afghanistan dan terlibat di dalamnya. Islamabad juga mengatakan bahwa komunitas internasional sudah menunjukan keinginan untuk melakukan pendekatan dengan Taliban.

“Ada pengakuan atas realitas baru (di Afghanistan). Ada kesadaran bahwa keterlibatan dan dialog diperlukan untuk pemahaman yang lebih baik yang akan bermanfaat,” kata Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi.

“Ada keinginan untuk berhubungan, bukan terburu-buru untuk mengenali. Orang tidak terburu-buru; mereka menonton, menunggu, melihat peristiwa yang sedang berlangsung di Afghanistan dan mereka tidak menutup pikiran mereka,”sambungnya.

Dia menekankan bahwa dunia harus mengakui realitas baru di Afghanistan dan terlibat dengannya. Qureshi memperingatkan bahwa isolasi tidak akan membantu Afghanistan, kawasan, atau dunia.

Qureshi mendesak masyarakat internasional untuk fokus pada pencegahan krisis kemanusiaan di Afghanistan. Baca juga: Duga Taliban-Pakistan Kerja Sama, Iran Kecam 'Intervensi Asing' di Afghanistan

Dirinya mengulangi seruannya kepada Amerika Serikat (AS)untuk melepaskan aset Afghanistan yang dibekukan setelahTaliban merebut negara tersebut pada 15 Agustus.

"Keruntuhan ekonomi di Afghanistan tidak akan cocok untuk siapapun," tukasnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (13/9/2021). Baca juga: AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan 'Kado Pahit' Kemenangan Taliban
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved