Pangeran Saudi: AS Harusnya Tak Tarik Rudal Patriot dari Arab Saudi

Jum'at, 10 September 2021 - 10:51 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Juni tahun ini, beberapa media melaporkan bahwa Pentagon memutuskan untuk menarik aset pertahanan udara dari Timur Tengah, termasuk beberapa baterai rudal Patriot dari Arab Saudi.

"Menarik rudal Patriot dari kerajaan itu tidak menunjukkan niat Amerika yang dinyatakan akan membantu Arab Saudi mempertahankan diri dari musuh luar,” kata Pangeran Turki Al-Faisal.

Dia berharap AS akan memberikan jaminan komitmennya untuk mengerahkan “apa pun yang diperlukan” untuk menolong Arab Saudi.

Pangeran Turki Al-Faisal mengatakan Arab Saudi akan lebih memilih bantuan AS, tetapi juga mencari “dukungan lain” untuk meningkatkan pertahanan udaranya terhadap serangan dari Iran dan Houthi di Yaman.

Kerajaan itu mengatakan telah mencegat rudal-rudal balistik dan drone bersenjata yang ditembakkan Houthi dari pada hari Sabtu pekan lalu.

Sebuah koalisi militer Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan intervensi dalam perang saudara Yaman pada tahun 2015 dan terus berjuang dalam apa yang dilihat sebagai perang proksi dengan Iran.

Turki Al-Faisal mengatakan AS harus secara serius mempertimbangkan untuk menunjukkan dukungan untuk Timur Tengah sekarang, terutama setelah penarikan tentara AS yang kacau dari Afghanistan dan krisis yang sedang berlangsung di Kabul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved