Taliban Berkuasa, Orang Yahudi Terakhir Afghanistan Kabur
Kamis, 09 September 2021 - 15:44 WIB
loading...
A
A
A
Kahana mengatakan tetangga Simentov juga mendesaknya untuk pergi sehingga anak-anaknya dapat bergabung dengannya di bus keluar dari Afghanistan.
Kahana mengatakan bahwa Simentov dan 29 tetangganya—hampir semuanya perempuan dan anak-anak—telah dibawa ke "negara tetangga". Mereka telah bergabung dengan eksodus puluhan ribu warga Afghanistan yang telah melarikan diri sejak Taliban merebut kembali negara itu.
Kahana mengatakan kelompok keamanan pribadinya menjangkau otoritas AS dan Israel untuk menemukan rumah permanen bagi Simentov, yang istri dan anak-anaknya tinggal di Israel.
Lahir di kota barat Herat pada tahun 1959, Simentov selalu bersikeras bahwa Afghanistan adalah rumahnya.
Wartawan yang mengunjunginya selama bertahun-tahun menemukan pria gemuk yang menyukai wiski itu memelihara ayam hutan dan menonton televisi Afghanistan. Dia telah menjalankan diet ala Yahudi dan menjalankan toko kebab.
Kahana mengatakan bahwa Simentov dan 29 tetangganya—hampir semuanya perempuan dan anak-anak—telah dibawa ke "negara tetangga". Mereka telah bergabung dengan eksodus puluhan ribu warga Afghanistan yang telah melarikan diri sejak Taliban merebut kembali negara itu.
Kahana mengatakan kelompok keamanan pribadinya menjangkau otoritas AS dan Israel untuk menemukan rumah permanen bagi Simentov, yang istri dan anak-anaknya tinggal di Israel.
Lahir di kota barat Herat pada tahun 1959, Simentov selalu bersikeras bahwa Afghanistan adalah rumahnya.
Wartawan yang mengunjunginya selama bertahun-tahun menemukan pria gemuk yang menyukai wiski itu memelihara ayam hutan dan menonton televisi Afghanistan. Dia telah menjalankan diet ala Yahudi dan menjalankan toko kebab.
Lihat Juga :