Diam-diam Korut Telah Menggelar Parade Militer
Kamis, 09 September 2021 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah parade berfungsi sebagai pengingat yang mengerikan bagi Biden bahwa militer Korut mungkin telah tumbuh lebih mematikan karena pembicaraan perlucutan senjata nuklir tersendat. Di bawah Kim Jong-un, Korut terus menambah persediaan bahan fisilnya dan meningkatkan persenjataan misilnya yang dapat menyerang AS dan sekutunya.
Citra satelit menunjukkan bahwa Korut telah memindahkan pasukan dan kendaraan dalam beberapa hari terakhir ke area pementasan Pyongyang yang digunakannya untuk mempersiapkan parade, situs web pemantau 38North dan Yonhap melaporkannya pekan lalu.
Pada parade Oktober lalu, untuk menandai peringatan berdirinya partai yang berkuasa, Korut meluncurkan apa yang menurut para ahli adalah tampilan persenjataan baru terbesar di bawah Kim Jong-un, termasuk apa yang mereka gambarkan sebagai rudal balistik antarbenua terbesar di dunia. Rudal yang sejauh ini belum teruji dapat memungkinkan Korut untuk "membungkus" beberapa senjata atom pada satu roket untuk menyerang AS, kata para ahli.
Melissa Hanham, pakar non-proliferasi dan afiliasi dengan Stanford Center for International Security and Cooperation, mengatakan analis senjata akan mencari setiap perubahan dalam desain rudal yang dapat mengindikasikan masalah yang coba diperbaiki oleh Korut.
Baca juga: Korsel Tembakkan Rudal Balistik dari Kapal Selam Buatan Sendiri
Citra satelit menunjukkan bahwa Korut telah memindahkan pasukan dan kendaraan dalam beberapa hari terakhir ke area pementasan Pyongyang yang digunakannya untuk mempersiapkan parade, situs web pemantau 38North dan Yonhap melaporkannya pekan lalu.
Pada parade Oktober lalu, untuk menandai peringatan berdirinya partai yang berkuasa, Korut meluncurkan apa yang menurut para ahli adalah tampilan persenjataan baru terbesar di bawah Kim Jong-un, termasuk apa yang mereka gambarkan sebagai rudal balistik antarbenua terbesar di dunia. Rudal yang sejauh ini belum teruji dapat memungkinkan Korut untuk "membungkus" beberapa senjata atom pada satu roket untuk menyerang AS, kata para ahli.
Melissa Hanham, pakar non-proliferasi dan afiliasi dengan Stanford Center for International Security and Cooperation, mengatakan analis senjata akan mencari setiap perubahan dalam desain rudal yang dapat mengindikasikan masalah yang coba diperbaiki oleh Korut.
Baca juga: Korsel Tembakkan Rudal Balistik dari Kapal Selam Buatan Sendiri
Lihat Juga :