Banjir Rendam Rumah Sakit di Meksiko, 16 Pasien Tewas
Rabu, 08 September 2021 - 06:05 WIB
loading...
Hujan deras yang mengguyur Meksiko tengah memicu terjadinya banjir. Foto/Real News Hub
A
A
A
TULA - Hujan deras yang melanda wilayah Meksiko tengah pada Selasa pagi memicu terjadinya banjir yang menyapu sebuah rumah sakit dan menewaskan 16 pasien. Menurut Institut Keamanan Sosial (IMSS) nasional para korban tewas karena kehilangan pasokan oksigen dari peralatan saat listrik padam.
Sebuah video yang diposting di media sosial agensi itu mengatakan sekitar 40 pasien lainnya selamat ketika air naik dengan cepat di pusat kota Tula, sekitar 100 kilometer utara Mexico City, dan membanjiri rumah sakit umum sekitar pukul 6 pagi.
Video yang direkam di dalam rumah sakit menunjukkan air setinggi lutut ketika staf dengan panik mencoba memindahkan pasien.
Kemudian, personel darurat mengevakuasi rumah sakit, memuat pasien ke dalam ambulans untuk dibawa ke pusat kesehatan lainnya.
Baca juga: Peneliti AS Temukan Zona Mati Skala Besar di Teluk Meksiko
Direktur IMSS Zoe Robledo mengatakan air mematikan listrik ke daerah tersebut serta generator rumah sakit. Rumah sakit tersebut telah merawat 56 pasien, sekitar setengahnya menderita COVID-19 seperti dikutip dari AP, Rabu (8/9/2021).
Tim penyelamat yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran dan tentara mengemudikan perahu melalui jalan-jalan di Tula guna menyelamatkan orang-orang dari rumah-rumah yang terendam banjir.
Sebuah video yang diposting di media sosial agensi itu mengatakan sekitar 40 pasien lainnya selamat ketika air naik dengan cepat di pusat kota Tula, sekitar 100 kilometer utara Mexico City, dan membanjiri rumah sakit umum sekitar pukul 6 pagi.
Video yang direkam di dalam rumah sakit menunjukkan air setinggi lutut ketika staf dengan panik mencoba memindahkan pasien.
Kemudian, personel darurat mengevakuasi rumah sakit, memuat pasien ke dalam ambulans untuk dibawa ke pusat kesehatan lainnya.
Baca juga: Peneliti AS Temukan Zona Mati Skala Besar di Teluk Meksiko
Direktur IMSS Zoe Robledo mengatakan air mematikan listrik ke daerah tersebut serta generator rumah sakit. Rumah sakit tersebut telah merawat 56 pasien, sekitar setengahnya menderita COVID-19 seperti dikutip dari AP, Rabu (8/9/2021).
Tim penyelamat yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran dan tentara mengemudikan perahu melalui jalan-jalan di Tula guna menyelamatkan orang-orang dari rumah-rumah yang terendam banjir.
Lihat Juga :