Taliban Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan, Ini Sikap AS
Rabu, 08 September 2021 - 03:37 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Taliban juga menegaskan siap menjalin hubungan dengan Washington yang melayani kepentingan Afghanistan dan Amerika Serikat. Meski begitu, kelompok tersebut dengan tegas menolak untuk membangun hubungan dengan Israel.
Baca juga: Taliban Siap Jalin Hubungan dengan Semua Negara kecuali Israel
Usai mengumumkan pemerintahan baru Afghanistan, pemimpin kelompok itu, Hibatullah Akhundzada, mengatakan hukum Syariah akan berlaku di Afghanistan. Akhundzada mengatakan pihak berwenang Afghanistan akan mengambil langkah serius untuk melindungi hak asasi manusia dan minoritas dalam kerangka Islam. Dia juga mengatakan bahwa otoritas Afghanistan yang baru akan memberikan peluang bagi investasi asing di negara itu.
Taliban menguasai Afghanistan pada Agustus, mendorong evakuasi massal yang tergesa-gesa dari ibu kota Kabul. Segera setelah kota itu direbut, militer AS meninggalkan Bandara Kabul, mengakhiri kehadiran militer Amerika selama hampir 20 tahun di negara itu.
Baca juga: Rusia Siap Dukung Pemerintah Baru Afghanistan jika Inklusif
Baca juga: Taliban Siap Jalin Hubungan dengan Semua Negara kecuali Israel
Usai mengumumkan pemerintahan baru Afghanistan, pemimpin kelompok itu, Hibatullah Akhundzada, mengatakan hukum Syariah akan berlaku di Afghanistan. Akhundzada mengatakan pihak berwenang Afghanistan akan mengambil langkah serius untuk melindungi hak asasi manusia dan minoritas dalam kerangka Islam. Dia juga mengatakan bahwa otoritas Afghanistan yang baru akan memberikan peluang bagi investasi asing di negara itu.
Taliban menguasai Afghanistan pada Agustus, mendorong evakuasi massal yang tergesa-gesa dari ibu kota Kabul. Segera setelah kota itu direbut, militer AS meninggalkan Bandara Kabul, mengakhiri kehadiran militer Amerika selama hampir 20 tahun di negara itu.
Baca juga: Rusia Siap Dukung Pemerintah Baru Afghanistan jika Inklusif
(ian)
Lihat Juga :