Taliban Berkuasa, Kuliah Mahasiswa dan Mahasiswi Afghanistan Dipisahkan Tirai

Selasa, 07 September 2021 - 07:18 WIB
loading...
A A A
Bahkan sebelum Taliban mengambil alih Afghanistan, Anjila mengatakan mahasiswi duduk terpisah dari mahasiswa. Tetapi ruang kelas tidak dibagi secara fisik.

Taliban mengatakan pekan lalu bahwa sekolah harus dilanjutkan tetapi laki-laki dan perempuan harus dipisahkan.

Seorang juru bicara Taliban tidak mengomentari foto kelas yang dipisahkan atau tentang tindakan apa yang akan dilakukan di universitas.

Tetapi seorang pejabat senior Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa pemisah seperti itu "sepenuhnya dapat diterima," dan bahwa Afghanistan memiliki "sumber daya dan tenaga yang terbatas, jadi untuk saat ini yang terbaik adalah memiliki guru yang sama yang mengajar kedua sisi kelas."

Foto-foto yang dibagikan oleh Universitas Avicenna di Kabul, dan beredar luas di media sosial, menunjukkan tirai abu-abu dipasang di tengah kelas, dengan mahasiswi mengenakan jubah panjang dan penutup kepala tetapi wajah mereka terlihat.

Tidak segera jelas apakah pembatas kelas adalah hasil dari arahan Taliban atau bukan.

Beberapa pengajar mengatakan ada ketidakpastian tentang aturan apa yang akan diberlakukan di bawah Taliban, yang belum membentuk pemerintahan lebih dari tiga minggu setelah mereka merebut Kabul dengan nyaris tidak melepaskan tembakan dalam kemarahan.

Kembalinya mereka ke kekuasaan telah membuat khawatir beberapa wanita, yang takut mereka akan kehilangan hak yang mereka perjuangkan dalam dua dekade terakhir, dalam menghadapi perlawanan dari banyak keluarga dan pejabat di negara Muslim yang sangat konservatif itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Berita Terkini
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved