Terungkap, Pembajak 9/11 asal Saudi Beraksi dengan Dukungan di AS

Senin, 06 September 2021 - 09:29 WIB
loading...
A A A
"Jelas," jawab Gonzalez. "Saya tidak bisa mengomentarinya, tetapi Anda tidak harus menjadi agen FBI dengan pengalaman 26 tahun untuk mengetahuinya."

Gonzalez mengatakan dua pembajak, Nawaf al-Hazmi dan Khalid al-Mihdhar, dibantu oleh sejumlah orang Arab Saudi, termasuk Omar al-Bayoumi.

Bayoumi, yang bekerja untuk pemerintah Saudi, mengatakan dia secara acak bertemu dengan dua pembajak di sebuah restoran di Los Angeles dan mendesak mereka untuk pindah ke San Diego. Di sana, dia membantu mereka menemukan apartemen dan membuka rekening bank. Kedua pembajak bahkan memulai sekolah penerbangan di dekatnya.

Gonzalez mengatakan dia berada di bawah perintah FBI untuk tidak mengungkapkan informasi rahasia tertentu tentang "Operation Encore". Seperti mantan agen lainnya, Ken Williams, yang menulis memo sebelum 9/11 yang memperingatkan calon teroris sedang mengambil pelajaran penerbangan di Arizona.

"Buktinya ada di sana. Saya sudah melihatnya. Tapi saya tidak bisa menjelaskan secara spesifik karena perintah perlindungan," kata Williams.

"Saya tidak bisa duduk di pinggir ketika saya tahu yang sebenarnya," kata Gonzalez.

Keluarga korban serangan 9/11 menggugat Arab Saudi untuk mendapat kompensasi uang.

Kerajaan Arab Saudi secara resmi menyangkal keterlibatan dalam serangan 9/11, dan laporan Komisi 9/11 di AS tidak menemukan hubungan kerajaan dalam serangan tersebut.

Laporan komisi juga menemukan bahwa Bayoumi adalah "kandidat yang tidak mungkin untuk keterlibatan klandestin dengan ekstremis Islam," dan mengatakan "tidak ada bukti yang kredibel bahwa dia percaya pada ekstremisme kekerasan atau kelompok ekstremis yang sengaja dibantu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved