Masjid Kanada Terguncang, Terima Surat Ancaman dari KKK
Kamis, 02 September 2021 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
Surat itu ditandatangani dengan "KKK."
"Surat yang diterima dimaksudkan untuk secara langsung mengancam anggota komunitas Muslim Langley," kata Langley Islamic Centre saat membagikan gambar surat itu di Facebook.
"Kami berhubungan dengan penegak hukum, dan mendesak agar insiden ini diselidiki dari sudut yang dimotivasi kebencian. Komunitas kami tidak harus berkumpul dalam ketakutan. Ini seharusnya tidak terjadi. Tapi kami tidak akan terintimidasi," tegas pengurus Langley Islamic Centre.
Berbicara kepada CBC News, Imam Fawad Kalsi dari Langley Islamic Centre, mengatakan mereka yang berada di masjid merasa "jijik dan kaget" ketika mereka menemukan surat itu.
"Saya tidak berpikir orang percaya kita hidup di dunia di mana hal-hal seperti ini masih ada. Beberapa orang kesal, beberapa orang marah," ungkapnya.
Kalsi menambahkan bahwa mereka telah meningkatkan keamanan di tempat tersebut setelah adanya ancaman, tetapi meyakinkan bahwa mereka tidak akan terintimidasi.
“Kami masyarakat yang tangguh, sebenarnya tidak ada yang perlu kami takutkan,” tambah Kalsi.
"Saya pikir kebanyakan orang hanya merasa bingung. Mengapa ini terjadi di Kanada ketika yang kami lakukan hanyalah menjalani kehidupan kami yang damai," ucapnya.
"Surat yang diterima dimaksudkan untuk secara langsung mengancam anggota komunitas Muslim Langley," kata Langley Islamic Centre saat membagikan gambar surat itu di Facebook.
"Kami berhubungan dengan penegak hukum, dan mendesak agar insiden ini diselidiki dari sudut yang dimotivasi kebencian. Komunitas kami tidak harus berkumpul dalam ketakutan. Ini seharusnya tidak terjadi. Tapi kami tidak akan terintimidasi," tegas pengurus Langley Islamic Centre.
Berbicara kepada CBC News, Imam Fawad Kalsi dari Langley Islamic Centre, mengatakan mereka yang berada di masjid merasa "jijik dan kaget" ketika mereka menemukan surat itu.
"Saya tidak berpikir orang percaya kita hidup di dunia di mana hal-hal seperti ini masih ada. Beberapa orang kesal, beberapa orang marah," ungkapnya.
Kalsi menambahkan bahwa mereka telah meningkatkan keamanan di tempat tersebut setelah adanya ancaman, tetapi meyakinkan bahwa mereka tidak akan terintimidasi.
“Kami masyarakat yang tangguh, sebenarnya tidak ada yang perlu kami takutkan,” tambah Kalsi.
"Saya pikir kebanyakan orang hanya merasa bingung. Mengapa ini terjadi di Kanada ketika yang kami lakukan hanyalah menjalani kehidupan kami yang damai," ucapnya.
Lihat Juga :