Dua Penasehat Sains Inggris: Terlalu Dini Mencabut Lockdown
Sabtu, 30 Mei 2020 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
John Edmunds dari School of Hygiene & Tropical Medicine dan anggota SAGE menyatakan, “Kita mengambil beberapa risiko di sini dengan tes dan sistem pelacakan yang belum teruji.”
Menurut dia, pembukaan lockdown murni keputusan politik. “Pemerintah di Westminster jelas membuat keputusan pada tingkat kejadian yang mereka dapat toleransi, level kejadian di Inggris lebih tinggi dibandingkan negara serupa di Eropa,” kata dia.
“Tapi kita jelas memutuskan bahwa kita dapat mentoleransi level kejadian itu, atau yang pemerintah lakukan,” ungkap dia. (Baca Juga: Polisi Israel Tembak Mati Pria Palestina, Dikira Bawa Pistol)
Lebih dari 48.000 orang meninggal akibat Covid-19 di Inggris, salah satu yang terburuk di dunia. Diperkirakan terjadi 54.000 infeksi baru per pekan di Inggris. (Baca Juga: Mahathir Dipecat dari Partai, PM Muhyiddin: Semoga Dia Beruntung)
Menurut dia, pembukaan lockdown murni keputusan politik. “Pemerintah di Westminster jelas membuat keputusan pada tingkat kejadian yang mereka dapat toleransi, level kejadian di Inggris lebih tinggi dibandingkan negara serupa di Eropa,” kata dia.
“Tapi kita jelas memutuskan bahwa kita dapat mentoleransi level kejadian itu, atau yang pemerintah lakukan,” ungkap dia. (Baca Juga: Polisi Israel Tembak Mati Pria Palestina, Dikira Bawa Pistol)
Lebih dari 48.000 orang meninggal akibat Covid-19 di Inggris, salah satu yang terburuk di dunia. Diperkirakan terjadi 54.000 infeksi baru per pekan di Inggris. (Baca Juga: Mahathir Dipecat dari Partai, PM Muhyiddin: Semoga Dia Beruntung)
(sya)
Lihat Juga :