Mahathir Dipecat dari Partai, PM Muhyiddin: Semoga Dia Beruntung

Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:08 WIB
loading...
Mahathir Dipecat dari...
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin pada Sabtu (30/5/2020) angkat bicara soal pemecatan Mahathir Mohamad dan empat politisi lainnya dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) atau Partai Bersatu.

Muhyiddin menilai Mahathir dan empat politisi PPBM lainnya dikeluarkan dari partai karena ulah mereka sendiri, yakni bekerja sama dengan koalisi Pakatan Harapan (PH).

Sekadar diketahui, Mahathir dan Muhyiddin mendirikan Partai Bersatu tahun 2016 dan memenangkan Pemilu Malaysia 2018. Partai Bersatu yang saat itu bergabung dalam koalisi Pakatan Harapan sukses menumbangkan UMNO yang kala itu dipimpin Najib Razak.

Sayangnya, ketika Mahathir berkuasa dengan jadi PM Malaysia, koalisi Pakatan Harapan pecah. Muhyiddin menarik keluar Partai Bersatu dari koalisi tersebut yang membuat Mahathir mengundurkan diri sebagai PM Malaysia. Ironisnya, Muhyiddin justru membuat Partai Bersatu berkoalisi dengan kubu oposisi yang kalah dalam pemilu 2018.

Kekacauan politik ini membuat raja Malaysia menunjuk Muhyiddin sebagai PM baru menggantikan Mahathir meski Mahathir keberatan. (Baca: Mahathir Mohamad dan Putranya Diusir dari Partainya Sendiri )

PM Muhyiddin mengaku kecewa karena Mahathir dan empat politisi PPBM memilih untuk bekerja dengan koalisi Pakatan Harapan (PH). "Semoga beruntung, jika itu yang diinginkan Tun," ujarnya, merujuk pada Mahathir Mohamad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Resor Baru di Tepi Pantai...
Resor Baru di Tepi Pantai Langkawi Hadirkan Panorama Hutan, Gunung, dan Laut Sekaligus
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Trump Tuduh China Pegang...
Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved